Ribuan Pelajar Wamena Demo Tolak Program Makan Bergizi Gratis, Polisi Lepas Gas Air Mata

- Penulis

Selasa, 18 Februari 2025 - 02:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA – Ribuan pelajar di Wamena, Papua Pegunungan, menggelar aksi demonstrasi menolak kebijakan makan bergizi gratis. Berdasarkan estimasi kepolisian, sekitar 3.500 pelajar dari berbagai tingkatan pendidikan terlibat dalam unjuk rasa ini.

“Aksi ini diikuti pelajar SMP, SMA, hingga mahasiswa dan sudah berlangsung sejak pagi,” ujar Kabag Ops Polres Jayawijaya, Ajun Komisaris Polisi Suparmanto, Senin (17/2/2025).

Massa berkumpul di halaman Kantor Bupati Jayawijaya untuk menyuarakan aspirasi mereka. Pihak kepolisian pun berusaha memfasilitasi audiensi guna menghindari potensi bentrokan.

“Kami mengupayakan dialog agar situasi tetap kondusif,” tambahnya.

Menolak Makan Bergizi, Menuntut Pendidikan Gratis

Aksi yang dimulai pukul 08.00 WIT ini diikuti pelajar dari Wamena dan Kabupaten Yahukimo. Mereka membawa spanduk bertuliskan penolakan terhadap program makan bergizi gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami tidak butuh makan gratis, kami butuh pendidikan gratis!” seru salah seorang pelajar yang turut berorasi.

Para pelajar menilai kebijakan tersebut tidak menyelesaikan masalah pendidikan di Papua Pegunungan. Mereka menuntut perbaikan fasilitas sekolah, pemerataan tenaga pengajar, serta akses kesehatan yang lebih baik.

“Banyak teman kami di distrik terpencil tidak bisa sekolah. Sekolah ada, tapi rusak, guru pun sering absen. Kami ingin sekolah dan kesehatan gratis, bukan hanya makanan gratis,” ujar peserta aksi lainnya.

Seruan ini pun viral di media sosial. Akun Instagram @infowamena membagikan video seorang siswa tengah berorasi di hadapan ribuan pelajar berseragam putih abu-abu. Dalam video itu, siswa tersebut menyatakan bahwa program makan bergizi bukan solusi utama bagi Papua.

“Kami ingin suara kami didengar, bukan hanya oleh bupati, tapi juga gubernur dan presiden!” tegasnya.

Aksi Berujung Ricuh, Polisi Lepas Gas Air Mata

Sekitar pukul 09.00 WIT, situasi memanas saat massa bergerak menuju Menara Salib di depan Kantor Bupati Jayawijaya. Kericuhan pecah di Jalan Hom-hom setelah terjadi aksi pelemparan batu ke arah aparat.

Untuk membubarkan massa, polisi melepaskan gas air mata. Kerumunan pun tercerai-berai akibat tembakan tersebut.

Setelah situasi mereda, para pelajar melanjutkan audiensi dengan penjabat gubernur, didampingi Wakapolres Jayawijaya.

“Sekarang kondisi sudah aman. Pelajar tengah berdialog dengan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Istana Respon Demo Penolakan MBG

Menanggapi aksi ini, Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menegaskan bahwa demonstrasi merupakan hak warga, asalkan dilakukan tanpa kekerasan.

“Silakan sampaikan pendapat, tapi jangan sampai anarkis,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2).

Hasan juga menyebut bahwa mereka yang menolak program makan bergizi gratis bisa memilih untuk tidak menerimanya, namun tak boleh menghalangi hak orang lain.

“Kalau merasa tidak butuh, bisa bilang ‘kami tidak perlu’, tapi jangan sampai menutup akses bagi yang ingin menerimanya,” katanya.

Aksi ini memicu perdebatan luas. Sebagian mendukung tuntutan pelajar, sementara yang lain menilai program makan bergizi tetap bermanfaat bagi banyak siswa yang membutuhkan. (RKL)

Penulis : Rahmat Kurnia Lubis

Editor : Erka

Sumber Berita: @infowamena

Berita Terkait

PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah “Terang Berkah Ramadan”
Polsek Serpong Gelar Jum’at Peduli, Santuni Anak Yatim dari Yayasan Permata Al-Ihsan
Polsek Serpong Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini di TK Santa Ursula BSD
Bantuan Pascatragedi Kalibata Dinilai Belum Pulihkan UMKM Terdampak
Dari Luka Bencana Menuju Harapan Baru: BNPB Mulai Bangun Huntara untuk Warga Tapanuli Utara
Astra Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa Lewat Penguatan Petani Kopi Garut
DPP NasDem Rampungkan SK Pengurus Kalsel, Saidi Mansyur Resmi Pimpin Banjar
IPSI Karawang Gelar Pelantikan dan Raker 2025–2028: “Huma Bentang Melesat Tandang Makalang

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:30 WIB

PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah “Terang Berkah Ramadan”

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:53 WIB

Polsek Serpong Gelar Jum’at Peduli, Santuni Anak Yatim dari Yayasan Permata Al-Ihsan

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:30 WIB

Polsek Serpong Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini di TK Santa Ursula BSD

Senin, 12 Januari 2026 - 10:33 WIB

Bantuan Pascatragedi Kalibata Dinilai Belum Pulihkan UMKM Terdampak

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:08 WIB

Dari Luka Bencana Menuju Harapan Baru: BNPB Mulai Bangun Huntara untuk Warga Tapanuli Utara

Berita Terbaru

Gerbang Tol Ambara (foto. ist)

Transportasi

Tol Fungsional Jadi Andalan Urai Macet Mudik Lebaran 2026

Kamis, 12 Mar 2026 - 13:20 WIB