JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 23 Februari 2025, akan didominasi hujan dengan intensitas beragam.
Beberapa daerah diperkirakan mengalami hujan ringan, sementara lainnya berpotensi hujan lebat disertai petir.
Dalam laporan resminya, BMKG menyebut cuaca di 38 kota besar di Indonesia akan bervariasi. Di Pulau Jawa, hujan ringan diperkirakan turun di Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Sementara Yogyakarta diprediksi mengalami hujan lebat.
Di Pulau Sumatera, hujan petir berpotensi terjadi di Bengkulu, Lampung, dan Pangkal Pinang, sedangkan Palembang diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Beberapa kota lainnya seperti Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Jambi, dan Tanjung Pinang akan diguyur hujan ringan.
Cuaca serupa juga terjadi di wilayah Kalimantan dan Sulawesi. BMKG mencatat hujan petir berpotensi melanda Tanjung Selor, Samarinda, dan Palangkaraya di Kalimantan, serta Mamuju dan Kendari di Sulawesi.
Sementara wilayah Indonesia bagian timur, seperti Nabire, Merauke, dan Jayawijaya, diprediksi mengalami hujan petir, sedangkan Jayapura akan diselimuti kabut.
Siklon Tropis dan Konvergensi Angin Berpotensi Tingkatkan Cuaca Ekstrem
Selain prakiraan hujan, BMKG juga memantau perkembangan bibit siklon tropis 99S di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah yang bergerak ke arah barat hingga barat daya.
Fenomena ini berpotensi meningkatkan kecepatan angin lebih dari 25 knot serta menyebabkan daerah konvergensi di perairan selatan Jawa.
Tak hanya itu, sirkulasi siklonik juga terpantau di perairan barat Aceh, membentuk daerah perlambatan angin yang memanjang di sekitar wilayah tersebut.
Beberapa daerah lain yang terdampak konvergensi angin meliputi Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan, Laut Sulawesi, Maluku Utara, hingga perairan Papua.
BMKG juga mencatat peningkatan kecepatan angin di beberapa perairan, termasuk Samudra Pasifik timur Filipina, Laut Sulawesi, dan Laut Cina Selatan.
Kondisi ini dapat meningkatkan tinggi gelombang laut dan pertumbuhan awan hujan di wilayah terdampak.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan memantau informasi terbaru melalui aplikasi Info BMKG, situs web resmi BMKG, serta kanal media sosial resmi BMKG.
Penulis : dafri jh
Editor : regardo






