Meta Platforms Akan Tambahkan Watermark pada Produk AI-nya untuk Meningkatkan Transparansi

- Penulis

Kamis, 7 Desember 2023 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meta

Meta

RENTAK.ID – Meta Platforms akan menambahkan tanda air atau watermark tidak terlihat pada produk pembuatan teks-ke-gambar dengan chatbot Meta AI dalam beberapa minggu mendatang untuk meningkatkan transparansi.

Kabar ini dibagikan oleh Meta, induk perusahaan Facebook, seperti dilaporkan Reuters pada Rabu (6/12/2023) waktu setempat.

Perusahaan media sosial ini merilis produk yang dilengkapi kecerdasan buatan (AI) bagi konsumen di akhir September. Produk tersebut mencakup bot yang mampu membuat gambar realistis dan kacamata pintar yang bisa menjawab pertanyaan.

“Kami bertujuan untuk membawa watermarking tidak terlihat ke banyak produk kami dengan gambar yang dihasilkan oleh AI di masa depan,” kata Meta dalam sebuah pos blog. Dia menambahkan bahwa fitur ini terbukti tahan terhadap manipulasi gambar umum seperti pemotongan atau tangkapan layar.

Keberhasilan ChatGPT, chatbot yang didukung oleh Microsoft dan OpenAI, telah mendorong perusahaan untuk menggunakan kekuatan model bahasa besar dalam menciptakan produk yang didukung AI. Tujuannya adalah untuk menarik investor baru, mendorong inovasi, mempertahankan pelanggan lama, serta menarik pelanggan baru.

Meta membuat Meta AI dengan menggunakan model khusus berdasarkan model bahasa besar, Llama 2, yang kuat. Model ini dirilis perusahaan untuk penggunaan komersial publik pada bulan Juli.

Perusahaan ini tengah menguji lebih dari 20 cara baru di mana AI generatif dapat meningkatkan pengalaman di berbagai platform media sosialnya, termasuk Instagram dan WhatsApp.

Perusahaan yang bermarkas di Menlo Park, California sedang memperluas akses fitur yang berhubungan dengan gambar. Tidak hanya sampai di situ, Meta juga berencana membuat fitur gambar tersebut tersedia di Amerika Serikat. Selain itu, mereka melakukan pengujian untuk meningkatkan kemampuan penelusuran di beberapa produknya. Demikian dilaporkan oleh Reuters pada Kamis.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru