BANDUNG – Pengguna Tol Cipularang perlu lebih memperhatikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman. Pasalnya, Jalur Penyelamat Darurat (JPD) di KM 91+400 arah Jakarta mulai diperbaiki pada Sabtu (7/11/2026) dan ditargetkan rampung akhir Desember 2026.
Pemeliharaan dilakukan Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) melalui Representative Office 3 untuk memastikan fasilitas keselamatan tersebut tetap berfungsi optimal, khususnya dalam mengantisipasi kecelakaan akibat gangguan pengereman.
Jalur Penyelamat Darurat KM 91+400 tercatat memiliki tingkat okupansi tertinggi di antara seluruh JPD di Tol Cipularang. Berdasarkan data Jasa Marga, tingkat pemanfaatannya mencapai 61,05 persen dari total kendaraan yang masuk ke fasilitas jalur penyelamat di ruas tersebut.
Tingginya angka tersebut menunjukkan fasilitas ini cukup banyak digunakan pengendara saat menghadapi kondisi darurat.
Selama pekerjaan berlangsung, Jasa Marga mengingatkan pengguna jalan, terutama yang akan melintasi kawasan sebelum Rest Area KM 97, agar memastikan sistem pengereman kendaraan dalam kondisi prima.
Jika mengalami gangguan pengereman dan membutuhkan jalur penyelamat, pengendara dapat menggunakan JPD alternatif di KM 92+600 atau KM 116+800.
Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.
Pengendara diminta tetap mengutamakan keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan selama melintasi Tol Cipularang.
Penulis : lazir
Editor : ameri






