Hydrographer Pushidros TNI AL Terbukti Handal dalam Mendeteksi Sasaran di Laut Dalam

- Penulis

Minggu, 12 Mei 2024 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Latihan Operasi Laut Gabungan  TNI AL (dok. Dispenal)

Latihan Operasi Laut Gabungan TNI AL (dok. Dispenal)

RENTAK.ID – Pada Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) 2024, Pushidrosal berhasil mendeteksi dan menentukan posisi sasaran penembakan senjata khusus yang terbenam di dasar laut pada kedalaman 808 meter dengan cepat dan akurat.

Setelah rangkaian Latopslagab 2024 berhasil menembakkan sejumlah senjata khusus dan tenggelamkan sasaran tembak, Pushidrosal menugaskan KRI Spica-934 untuk melakukan investigasi sasaran yang telah tenggelam.

Posisi sasaran ditentukan berdasarkan laporan posisi terakhir oleh unsur pesawat udara TNI AL. Dengan alat survei batimetri multibeam yang memiliki kemampuan deteksi laut dalam, sasaran berhasil dideteksi dengan intensitas 16,828 desibel, melebihi tingkat kekerasan dasar laut di sekitarnya.

Hasil investigasi menunjukkan bahwa obyek fitur bawah laut tersebut belum ditemukan pada base surface batimetri hasil survei pemetaan Pushidrosal pada tahun 2021 di perairan yang sama.

Dengan beberapa informasi pendukung yang ada, dapat dipastikan bahwa obyek fitur tersebut merupakan sasaran tembak yang berhasil dideteksi oleh Pushidrosal.

Hal ini menunjukkan bahwa Pushidrosal tidak hanya dapat menguji kemampuan tempur kekuatan Koarmada, namun juga menguji kemampuan dukungan survei pemetaan di masa depan.

Pendeteksian sasaran di laut dalam ini sejalan dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut yaitu manajemen operasi dan sistem duklog, salah satunya survei dan pemetaan (surta) Hidros dan pemberdayaan wilayah pertahanan laut.

Dengan demikian, Hydrographer Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) terbukti handal dalam mendeteksi dan menentukan posisi sasaran di laut dalam.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru

Transportasi

Pelanggan KA PSO KAI Tumbuh 7,7 Persen, Tembus 14,16 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:49 WIB