Bukan Cuma Cari Kerja, Menaker Yassierli Dorong Anak Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja

- Penulis

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli saat jadi keynote speech pada Grand Final Pitch dan Prototype Showcase-Demo GenoHack 2026 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung. (foto. kemnaker)

Menaker Yassierli saat jadi keynote speech pada Grand Final Pitch dan Prototype Showcase-Demo GenoHack 2026 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung. (foto. kemnaker)

BANDUNG – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mendorong generasi muda Indonesia berani melangkah lebih jauh, dari sekadar mencari pekerjaan menjadi inovator yang mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Menurut Yassierli, potensi anak muda, terutama lulusan perguruan tinggi, perlu diarahkan untuk melahirkan inovasi yang berdampak pada produktivitas dan membuka peluang usaha.

“Saya sangat mendukung inisiatif seperti ini. Memang sudah seharusnya anak-anak muda terbaik bangsa hadir bukan hanya mencari lowongan kerja, tetapi juga bisa menciptakan pekerjaan,” ujar Yassierli.

Pernyataan itu disampaikan saat menjadi pembicara utama dalam Grand Final Pitch dan Prototype Showcase/Demo GenoHack 2026 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/10/2026).

Ajang yang mengusung tema Hackathon Deeptech Genomik 2026 tersebut mempertemukan sembilan finalis untuk mempresentasikan gagasan dan prototipe solusi berbasis teknologi genomik.

Yassierli mengapresiasi GenoHack sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan ide menjadi solusi nyata. Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya berlangsung di satu perguruan tinggi, tetapi juga diperluas ke berbagai kampus di Indonesia.

Dengan semakin banyaknya ruang inovasi, peluang anak muda untuk mengembangkan teknologi sekaligus merintis usaha dinilai semakin terbuka.

“Anak muda sudah seharusnya tampil ke depan menjadi inovator. Dan dari inovator itulah yang akan meningkatkan produktivitas,” katanya.

Kolaborasi Pemerintah dan Kampus Jadi Kunci

Yassierli menegaskan, mendorong anak muda menjadi inovator tidak cukup hanya dengan menumbuhkan kreativitas. Mereka juga membutuhkan ekosistem yang mendukung pengembangan ide, pengujian prototipe, hingga penerapan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Karena itu, kolaborasi pemerintah dan perguruan tinggi menjadi salah satu kunci untuk memperluas kesempatan bagi generasi muda dalam menghasilkan inovasi.

“Tentu pemerintah harus hadir, dan inilah pekerjaan rumah kita untuk bisa mengolaborasikan ini ke depan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Yassierli berharap semakin banyak talenta muda Indonesia yang mampu mengubah gagasan menjadi produk, teknologi, dan usaha baru.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari dorongan untuk memperkuat produktivitas dan memperluas penciptaan lapangan kerja. Dengan demikian, lulusan perguruan tinggi tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga berpeluang menjadi pencipta pekerjaan bagi orang lain.

Penulis : dafri jh

Editor : ami

Berita Terkait

Banjir Tapanuli Tengah, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat dan Kirim 10 Huntara
Kapolri Suyudi Gas Pol Berantas Narkoba, Habiburokhman Desak Bandar Besar Disikat
MagangHub Batch 3 Dibuka 27 Oktober, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
Bukan Sekadar Organisasi, Irman Gusman Ingin Muhammadiyah NTT Jadi Pusat Inovasi
Asap Karhutla Ganggu Kesehatan hingga Penerbangan, DPR Soroti Sanksi 32 Perusahaan
Menag Nasaruddin Umar Bawa Misi Perdamaian Indonesia ke Forum Dunia di Italia
Kementerian PU Bina 41.824 Pekerja Konstruksi, Surabaya Catat Angka Tertinggi
3.000 Anak Muda Ramaikan Merah Muda Fest 2026, Ada Aksi Kreatif hingga Donasi Karhutla

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Banjir Tapanuli Tengah, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat dan Kirim 10 Huntara

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kapolri Suyudi Gas Pol Berantas Narkoba, Habiburokhman Desak Bandar Besar Disikat

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:27 WIB

MagangHub Batch 3 Dibuka 27 Oktober, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Bukan Sekadar Organisasi, Irman Gusman Ingin Muhammadiyah NTT Jadi Pusat Inovasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Asap Karhutla Ganggu Kesehatan hingga Penerbangan, DPR Soroti Sanksi 32 Perusahaan

Berita Terbaru