Ada Bocah Tewas Dicabuli Lansia di Depok, Polisi Ungkap Hasil Visum, Ada Korban Lainnya

- Penulis

Sabtu, 30 September 2023 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lansia diduga cabuli bocah (ist)

Lansia diduga cabuli bocah (ist)

RENTAK.ID – Lansia pencabul melakukan akisnya terhadap seirang bocah laki-laki MD (12). Polisi mengungkap hasil visum sementara seorang MD yang meninggal dunia usai diduga dicabuli pria lanjut usia (lansia) di Sukamaju Baru, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat.

“Hasil visum sementara, benar terdapat luka atau bekas di alat kelaminnya akibat benda tumpul,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Hadi kepada wartawan di kutip dari pmjnews.com, Sabtu (30/9/2023).

Kendati begitu, lanjut Hadi, bekas luka tersebut belum signifikan membuktikan penyebab kematian korban. Menurut dia, pihaknya masih perlu melakukan pendalaman penyebab pasti kematian korban.

“(Luka) Tidak secara langsung dikarenakan peremasannya. Namun, ada efek dari situ kerena menurut keterangan saksi setelah dilakukan hal itu korban tidak aktif seperti biasanya dan mengeluh kepada rekan-rekannya dan orang tuanya,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi menetapkan seorang kakek berinisial N (70) alias Engkong sebagai tersangka kasus pencabulan anak. Pelaku meremas alat kelamin bocah berusia 12 tahun, warga Kampung Sindangkarsa, Sukamaju Baru, Tapos, Kota Depok.

Kasat Reskrim Polres Depok, Kompol Hadi Kristanto mengatakan pihaknya sudah memeriksa dua saksi yang juga menjadi korban pencabulan oleh tersangka. Diketahui, pelaku sudah melakukan beberapa kali pencabulan terhadap anak-anak.

“(Tersangka) beberapa kali pencabulan. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi ada sekitar 3-5 korban (pencabulan) yang rata rata anak-anak,” ungkap Hadi Kristantan kepada wartawan, Kamis (28/9/2023) malam.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru

Hiburan

Rahasia Titi Kamal Tetap Ceria, Biasakan Diri Bersyukur

Selasa, 20 Okt 2026 - 01:00 WIB