BMKG: Masyarakat Pesisir dan Nelayan Agar Waspada Potensi Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

- Penulis

Senin, 18 September 2023 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelombang Tinggi

Gelombang Tinggi

RENTAK.ID, JAKARTA – Masyarakat pesisir dan nelayan untuk waspada potensi gelombang tinggi hingga 4 meter. Yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia hingga tiga hari ke depan.

Demikian imbauan yang sampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kepala Pusat Meteorologi Maritim, BMKG, Eko Prasetyo kepada wartawan, Senin (18/9/2023).

“Potensi gelombang tinggi terjadi di kategori gelombang antara 2,5 hingga 4 meter yang dapat terjadi di sejumlah perairan. Seperti perairan barat Aceh dan perairan barat Sumatera Utara, perairan barat Lampung dan Samudera Hindia di barat Sumatera,” kata Eko Prasetyo.

Ia menyebut, terjadi di selatan Jawa Barat hingga selatan Jawa Timur, selatan Bali hingga Sumbawa. Selain itu, gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter juga terjadi di Selat Bali, Lombok dan Alas bagian selatan, perairan Sumba dan Sawu. “Ini juga bisa terjadi di Samudera Hindia Banten hingga Sawu,” ujarnya.

Untuk itu, maka asyarakat pesisir juga harus waspada tinggi gelombang dengan kategori sedang 1,25 hingga 2,5 meter. Menurutnya, tinggi gelombang itu hampir merata terjadi di sebagian wilayah perairan Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Eko menekankan pentingnya edukasi bagi masyarakat terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan tersebut. Karena hal itu akan berdampak pada keselamatan dan keamanan masyarakat itu sendiri.

“Perahu-perahu kita apakah cocok atau sesuai beraktivitas dengan tinggi gelombang tersebut,” kata dia.

Selain itu, menurutnya, gelombang tinggi ini juga berdampak pada aktivitas pengeboran lepas pantai dan penyeberangan antarpulau. Karenanya hal ini harus dicermati oleh masyarakat. “Apabila beraktivitas maka harus disiapkam alat-alat keselamatan,” ujarnya.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru

Hiburan

Rahasia Titi Kamal Tetap Ceria, Biasakan Diri Bersyukur

Selasa, 20 Okt 2026 - 01:00 WIB