JAKARTA – Evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi agenda utama Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) sore. Berbeda dari biasanya, rapat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo itu berlangsung di halaman terbuka kompleks Istana.
Sidang dijadwalkan mulai pukul 15.00 WIB dan dihadiri seluruh anggota Kabinet Merah Putih. Sejumlah menteri dan pejabat negara mulai berdatangan, termasuk anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung dan Menteri Perindustrian M. Sarmuji.
Rocky menilai pentingnya sidang kabinet bukan terletak pada lokasi atau format penyelenggaraannya, melainkan pada substansi evaluasi terhadap kinerja pemerintah.
“Sidang kabinet ini bukan soal perdananya, tetapi urgensinya, jadi mesti dievaluasi dan saya kasih nilai,” ujar Rocky kepada wartawan.
Bagi Sarmuji, rapat kali ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti sidang kabinet sejak dilantik sebagai Menteri Perindustrian pada 1 Oktober 2026, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Ia mengaku belum mengetahui secara terperinci arahan Presiden Prabowo yang akan disampaikan khusus untuk sektor perindustrian.
“Kita belum tahu arahan Pak Presiden khusus perindustrian seperti apa,” kata Sarmuji.
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menjelaskan, sidang kabinet menjadi forum penting untuk menyelaraskan pelaksanaan program pemerintah sekaligus memantau capaian lintas kementerian dan lembaga.
“Rapat rutin kabinet ini untuk koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi program antarkementerian dan lembaga. Juga untuk monitoring dan pengendalian program pemerintah,” ujar Viva.
Evaluasi Program Dua Tahun Pemerintahan
Sidang kabinet tersebut berlangsung bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran sejak dilantik pada 20 Oktober 2024. Momentum ini menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk meninjau pelaksanaan program prioritas sekaligus menentukan langkah berikutnya.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memaparkan sejumlah capaian pemerintah melalui video bertajuk “2 Tahun Pertama Kerja Nyata untuk Negeri”.
Dalam pemaparannya, Teddy menyebut berbagai program pembangunan terus dijalankan di sejumlah sektor, mulai dari pangan, pendidikan, kesehatan, energi hingga infrastruktur.
“Dalam dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, berbagai program prioritas dan pembangunan terus berjalan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri,” ujar Teddy.
Pemaparan tersebut menjadi bagian dari gambaran pemerintah mengenai pelaksanaan agenda pembangunan selama dua tahun terakhir. Namun, evaluasi dalam sidang kabinet juga menjadi momentum untuk mengoordinasikan pekerjaan antarkementerian agar program prioritas berjalan sesuai sasaran.
Dengan seluruh anggota Kabinet Merah Putih diundang hadir, perhatian kini tertuju pada arahan Presiden Prabowo serta hasil evaluasi yang akan menjadi pijakan pemerintah dalam melanjutkan program-programnya pada tahun ketiga pemerintahan.
Penulis : lazir
Editor : ameri






