Gunung Ile Lewotolok di Lembata, NTT Erupsi, Masih Level Waspada!

- Penulis

Senin, 14 Agustus 2023 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Ile Lewotolok di Lembata

Gunung Ile Lewotolok di Lembata

RENTAK.ID – Kembali Gunung Ile Lewotolok di wilayah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) erupsi, hari ini Senin (14/8/2023), pukul 11.04 WIT.

Demikian disampakan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan, tinggi letusan 700 meter di atas puncak.

“Terjadi erupsi G Ile Lewotolok pada hari Senin, 14 Agustus 2023, pukul 11:04 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 700 m di atas puncak (± 2123 m di atas permukaan laut),” jelas petugas Pos Gunung Api Fajaruddin M Balido, dalam siaran persnya, Senin (14/8/2023).

Berdasarkan laporan tersebut menyebutkan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang ke arah barat dan barat laut.

Adapun erupsi terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 30.7 mm dan durasi 126 detik.

Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Ile Lewotolok masih pada Level II (Waspada).

Pada tingkat level ini, masyarakat sekitar Gunung Ile Lewotolok maupun pengunjung, pendaki, wisatawan agar tidak memasuki dan beraktivitas dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas gunung api itu.

“Masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran, longsoran lava dan awan panas dari bagian timur puncak atau kawah Gunung Ile Lewotolok,” ujar Fajaruddin.

Demi menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun kesehatan Iain yang disebabkan abu vulkanis, masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ile Lewotolok agar dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung.

Selanjutnya, lengkap diri dengan peralatan lain untuk melindungi mata dan kulit.

“Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah atau aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Ile Lewotolok agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan,” turup. ***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru