Jhon Mini Ungkap Tantangan Jadi Bos Gede di Film Petak Umpet Dimensi

- Penulis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jhon Mini berperan sebagai Bos Besar dalam film Petak Umpet Dimensi (foto. kolekasi pribadi)

Jhon Mini berperan sebagai Bos Besar dalam film Petak Umpet Dimensi (foto. kolekasi pribadi)

JAKARTA – Aktor sekaligus komedian Jhon Mini mendapat tantangan berbeda dalam film Petak Umpet Dimensi (PUD). Dalam film produksi Adglow Picture tersebut, ia dipercaya memerankan sosok bos besar yang dingin, penuh wibawa, dan memiliki karakter layaknya psikopat.

Proses syuting Petak Umpet Dimensi berlangsung selama lima hari, mulai 27 Juni hingga 2 Juli 2026, di kawasan hutan Sukabumi, Jawa Barat. Bagi Jhon Mini, karakter yang dimainkannya kali ini menjadi salah satu peran paling menantang sepanjang kariernya.

“Di film Petak Umpet Dimensi saya berperan sebagai seorang bos besar. Di atas karakter saya masih ada bos yang lebih besar lagi, yaitu bos penjahat. Tantangan terbesarnya adalah saya harus memainkan sosok yang bertolak belakang dengan karakter saya sehari-hari,” ujar Jhon Mini, Sabtu (4/7/2026).

Ia menjelaskan, karakter bos besar yang diperankannya bukan sosok yang mudah meledak-ledak. Justru, kemarahannya ditampilkan dengan ekspresi tenang, senyum tipis, namun langsung mengambil tindakan tegas.

Jhon Mini (foto. kolekasi pribadi)

“Karakter ini tidak pernah marah secara berlebihan. Cukup menaikkan emosi sedikit, tersenyum, lalu langsung bertindak. Nuansanya seperti psikopat, diam tetapi penuh tekanan. Sebagai komedian, memainkan karakter seperti ini benar-benar menjadi tantangan yang saya sukai karena sangat berbeda dari peran-peran saya sebelumnya,” katanya.

Tak hanya karakter yang sulit, lokasi syuting juga memberikan pengalaman tersendiri. Selama proses produksi, para pemain harus menjalani pengambilan gambar di tengah hutan dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

“Suasana syuting benar-benar terasa menyeramkan karena berada di hutan belantara yang dipenuhi pepohonan besar. Kami juga harus bermain di area bertali, ditambah hujan yang membuat udara sangat dingin. Itu menjadi risiko dalam pekerjaan kami sebagai pemain film, tetapi berkat kekompakan seluruh tim, suasana syuting tetap seru dan penuh semangat,” ungkapnya.

Dalam film ini, Jhon Mini juga didampingi dua orang pengawal dengan karakter yang unik. Salah satunya adalah pengawal pria berkepribadian lembut, sementara pengawal perempuan justru tampil sangat tegas dan perkasa.

“Saya punya dua pengawal. Yang laki-laki karakternya lembut dan selalu takut kepada saya, sedangkan pengawal perempuan justru sangat tangguh dan berwibawa. Kombinasi karakter itu membuat cerita semakin menarik,” jelasnya.

Aktor berusia 55 tahun tersebut mengaku menikmati seluruh proses syuting yang menurutnya berlangsung cepat berkat kerja sama seluruh pemain dan kru.

“Syuting hanya sekitar lima hari, tetapi semuanya berjalan lancar. Para pemain cepat menangkap arahan sutradara sehingga setiap adegan bisa selesai sesuai jadwal. Saya merasa sangat nyaman bekerja bersama tim ini,” tuturnya.

Meski belum banyak berbagi adegan dengan para pemain anak, Jhon Mini mengaku tetap terkesan dengan konsep film yang mengangkat petualangan anak-anak.

“Saya memang belum banyak satu frame dengan para pemain anak. Saya lebih banyak berinteraksi dengan karakter Wak Lintar, Aden, dan pemain lainnya. Namun saya melihat film ini punya konsep petualangan yang menarik dan bisa menjadi tontonan keluarga,” katanya.

Selain menikmati proses syuting, Jhon Mini juga sempat terpukau dengan panorama di sekitar lokasi, termasuk keberadaan sebuah jembatan panjang yang menjadi salah satu daya tarik kawasan tersebut.

Menjelang perilisan film, Jhon Mini berharap Petak Umpet Dimensi mampu menghidupkan kembali film petualangan anak Indonesia dan meraih sambutan besar dari masyarakat.

“Saya berharap film Petak Umpet Dimensi bisa ditonton lebih dari satu juta penonton. Semoga film ini menjadi tontonan favorit anak-anak dan keluarga, sekaligus membuka jalan lahirnya lebih banyak lagi film petualangan anak di Indonesia. Mari kita dukung terus perfilman nasional agar semakin maju,” pungkasnya.

Penulis : guntar

Editor : gunawan tarigan

Berita Terkait

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV
Briana Buka Jakarta Rocktober 2026, Bawakan Single “Cinta Baru”
Rocknroll Theatre Jadi Magnet Jakarta Rocktober 2026, Puluhan Musisi dan DJ Ramaikan Panggung
Halle Berry Dihantui Makhluk Misterius di Never Let Go, Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV
MUI Soroti Konser Andrea Bocelli, Imigrasi Masih Tunggu Polri
Sarwendah Ajukan 102 Bukti untuk Pertahankan Hak Asuh Anak
Syahrini Comeback! Setelah 7 Tahun, Siap Gelar Konser Tunggal di Jakarta
Rahasia Titi Kamal Tetap Ceria, Biasakan Diri Bersyukur

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:31 WIB

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Briana Buka Jakarta Rocktober 2026, Bawakan Single “Cinta Baru”

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Rocknroll Theatre Jadi Magnet Jakarta Rocktober 2026, Puluhan Musisi dan DJ Ramaikan Panggung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Halle Berry Dihantui Makhluk Misterius di Never Let Go, Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:41 WIB

MUI Soroti Konser Andrea Bocelli, Imigrasi Masih Tunggu Polri

Berita Terbaru