Proyek Rehabilitasi Irigasi Pengga Rp42,2 Miliar Targetkan IP 300% dan Panen Berlipat

- Penulis

Rabu, 16 Juli 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani di Lombok Tengah, NTB riang mendapat akses irigasi yang memeadai dari pemerintah (ilustrasi ai-rentak.id)

Petani di Lombok Tengah, NTB riang mendapat akses irigasi yang memeadai dari pemerintah (ilustrasi ai-rentak.id)

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, menegaskan pentingnya optimalisasi dan rehabilitasi saluran irigasi Daerah Irigasi (DI) Pengga sebagai langkah strategis mendukung swasembada pangan nasional. Hal ini disampaikan dalam pertemuannya dengan para petani penerima manfaat di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

“Rehabilitasi jaringan irigasi ini bukan sekadar perbaikan, tetapi bagian dari transformasi sistem distribusi air yang lebih efisien dan merata untuk mendukung produktivitas pertanian,” ujar Menteri Dody dalam keterangannya, Rabu (16/7/2025).

Daerah Irigasi Pengga melayani 3.589 hektare lahan baku dengan luas fungsional 3.050 hektare. Irigasi ini sangat strategis karena mendukung program prioritas nasional swasembada pangan yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Jaringan irigasi yang telah beroperasi sejak 1995 ini kini direhabilitasi oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I. Proyek ini mulai dikerjakan pada 16 April 2025 dan ditargetkan rampung pada 31 Desember 2025 selama 260 hari kalender, dengan nilai kontrak Rp42,2 miliar oleh kontraktor PT Rafa Unggul Sejahtera Langgeng.
Cakupan Proyek Rehabilitasi Irigasi Pengga

Pekerjaan rehabilitasi meliputi dua kabupaten:

Lombok Tengah: Rehabilitasi saluran primer sepanjang 4,6 km di Kecamatan Praya Barat Daya.

Lombok Barat: Rehabilitasi saluran sekunder sepanjang 3,2 km di Kecamatan Kuripan dan Gerung.

Peningkatan infrastruktur mencakup:

Betonisasi saluran air dengan beton pracetak

Rehabilitasi 1 bangunan bagi (saluran primer) dan 4 bangunan (saluran sekunder)

Penggantian 10 pintu air

Penataan gorong-gorong, talud, dan jalan irigasi

Manfaat Langsung untuk Petani

Saat ini, jaringan irigasi Pengga mengalirkan debit air 4,38 m³/detik dan dikelola oleh 30 kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang mencakup 3.332 petani. Pola tanam yang telah berjalan adalah padi-padi-padi dengan Indeks Pertanaman (IP) 300%, dan target peningkatan produksi mencapai 4–6 ton per hektare.

Menteri Dody juga menyatakan komitmennya untuk membantu petani agar lebih sejahtera, sesuai visi Presiden.

“Kami siap memfasilitasi kebutuhan petani, mulai dari perbaikan saluran, embung, hingga sistem pendukung lainnya agar petani bisa panen tiga kali setahun dengan hasil maksimal,” tegasnya.

Apresiasi dari Petani: Bukti Dampak Nyata

Wayan Kurta, perwakilan petani, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah. “Dulu kami hanya bisa tanam ubi dan jagung. Sekarang, berkat irigasi ini, kami bisa tanam padi dua sampai tiga kali setahun. Kami sangat bersyukur dan berharap hasil panen semakin baik,” ucapnya.

Penulis : amanda az

Editor : reni diana

Berita Terkait

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Berita Terbaru