Kebakaran Hebat Lahap Puluhan Kios di Pasar Poncol, Pedagang Harap Bisa Segera Bangkit

- Penulis

Selasa, 18 Maret 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran Hebat Lahap Puluhan Kios di Pasar Poncol. (Antara Poto)

Kebakaran Hebat Lahap Puluhan Kios di Pasar Poncol. (Antara Poto)

RENTAK.ID — Kobaran api menghanguskan sebagian besar kios di Pasar Poncol, kawasan Bungur, Jakarta Pusat, Selasa dini hari (18/3/2025). Insiden yang terjadi sekitar pukul 03.35 WIB itu membuat sekitar 57 kios ludes terbakar, menyisakan kepulan asap tebal dan puing-puing bangunan yang berserakan.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat menurunkan 23 unit mobil pemadam beserta 115 personel ke lokasi kejadian. Api baru dapat dijinakkan sekitar pukul 05.20 WIB, setelah hampir dua jam tim pemadam berjibaku melokalisir perambatan api.

“Kami kerahkan 21 unit kendaraan dan lebih dari seratus petugas. Upaya pemadaman dimulai sekitar pukul 03.25 WIB, saat laporan masuk ke posko,” terang Dinas Gulkarmat melalui akun resminya.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin turut hadir meninjau kondisi pasar usai kebakaran. Ia langsung menginstruksikan jajaran kecamatan dan Suku Dinas Lingkungan Hidup untuk menggelar kerja bakti guna membersihkan puing-puing sisa kebakaran.

“Seluruh PPSU di Kecamatan Senen akan dikerahkan agar pembersihan tuntas, sehingga pedagang bisa kembali berdagang secepatnya, terlebih jelang Lebaran,” ujar Arifin.

Selain itu, Arifin menekankan perlunya evaluasi sistem mitigasi di pasar, termasuk kelengkapan APAR, sumber air, dan keamanan instalasi listrik.

Pedagang Meratapi Nasib

Di tengah kepulan asap yang masih tersisa, beberapa pedagang tampak memunguti barang-barang yang mungkin masih bisa diselamatkan. Salah satunya, Suryadi (45), pedagang alat elektronik yang sudah berjualan di Pasar Poncol lebih dari 10 tahun. Ia hanya bisa pasrah melihat kiosnya rata dengan tanah.

“Semua barang dagangan habis. Kalau dihitung kerugian, bisa puluhan juta. Tapi yang penting kami semua selamat,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Hal serupa juga diungkapkan Sri Wahyuni (38), pedagang pakaian. Ia berharap bantuan pemerintah tidak sekadar pembersihan puing, tapi juga ada solusi untuk modal usaha.

“Kami bingung mau mulai dari mana lagi. Semoga ada perhatian untuk pedagang kecil seperti kami, supaya bisa bangkit lagi sebelum Lebaran,” harapnya.

Hingga berita ini diturunkan, aparat berwajib masih menyelidiki penyebab kebakaran. Warga sekitar dan pedagang diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi prosedur keselamatan di lingkungan pasar.

Editor : Ayham

Sumber Berita: RRI.co.id

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru