PSMS Medan Fokus Bangun Tim untuk Liga 2, Manajemen Buka Peluang Dukungan

- Penulis

Minggu, 23 Februari 2025 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PSMS Medan Fokus Bangun Tim untuk Liga 2, Manajemen Buka Peluang Dukungan. (Instagram PSMS)

PSMS Medan Fokus Bangun Tim untuk Liga 2, Manajemen Buka Peluang Dukungan. (Instagram PSMS)

RENTAK.ID – Manajemen PSMS Medan menegaskan bahwa klub kebanggaan Sumatera Utara ini tidak untuk diperjualbelikan.

Namun, mereka tetap membuka peluang bagi siapa pun yang ingin berkontribusi dalam pengelolaan tim demi meraih hasil lebih baik di kompetisi Liga 2 musim depan.

Direktur Utama PT Kinantan Medan Indonesia (KMI), Arifuddin Maulana Basri, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendapatkan dukungan fasilitas yang lebih memadai bagi PSMS Medan.

“Kami memastikan PSMS tetap menjadi milik masyarakat Medan dan Sumatera Utara. Tidak ada rencana untuk menjual klub ini, tetapi kami terbuka untuk siapa pun yang ingin membantu membangun tim ini agar semakin kuat,” ujar Arifuddin dalam keterangannya di Medan, Sabtu.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini manajemen aktif berkomunikasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan, Dispora Sumatera Utara, serta berencana bertemu dengan Wali Kota Medan dan Gubernur Sumatera Utara yang baru terpilih.

“Kami ingin PSMS kembali menjadi tim yang disegani di kancah nasional. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sangat kami harapkan,” tambahnya.

Mohon Maaf dan Terima Kasih atas Dukungan Suporter

Arifuddin juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Medan setelah PSMS gagal promosi ke Liga 1.

Meski demikian, ia mengapresiasi dukungan besar dari para pendukung setia Ayam Kinantan.

“Kami memahami kekecewaan suporter karena PSMS belum bisa kembali ke Liga 1. Namun, kami sangat berterima kasih atas dukungan luar biasa yang terus diberikan kepada tim ini. Kami akan terus berusaha agar PSMS bisa kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia,” katanya.

Tantangan Finansial dan Kepastian Gaji Pemain

Sementara itu, Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja, mengakui bahwa mengelola klub profesional bukanlah tugas yang mudah, terutama dari sisi finansial.

Menurutnya, PSMS membutuhkan anggaran sekitar Rp12 miliar per musim untuk bersaing di Liga 2, sementara pendapatan dari sponsor dan subsidi PT Liga Indonesia Baru (LIB) hanya sekitar Rp5 miliar.

“Kami harus mencari solusi setiap musimnya agar bisa menutupi kekurangan anggaran sekitar Rp7 miliar. Ini tantangan besar yang harus kami hadapi,” ungkap Julius.

Terkait isu keterlambatan gaji pemain, Julius memastikan bahwa hak para pemain tetap menjadi prioritas manajemen.

Ia membantah kabar yang menyebutkan adanya tunggakan gaji, mengingat kontrak pemain masih berjalan hingga Maret.

“Kontrak mereka masih berjalan sampai bulan Maret, jadi kami masih dalam jalur yang benar untuk menyelesaikan kewajiban kami. Saat ini masih bulan Februari, dan kami akan memenuhi komitmen tersebut.***

 

Editor : Ayham

Sumber Berita: Antara Sumut

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru