RS Polri Kembali Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Kebakaran Glodok Plaza

- Penulis

Selasa, 18 Februari 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RS Polri Kembali Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Kebakaran Glodok Plaza. (Instagram PMI)

RS Polri Kembali Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Kebakaran Glodok Plaza. (Instagram PMI)

RENTAK.ID – Tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kramat Jati, kembali melakukan pengambilan sampel DNA dari dua keluarga korban kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat, guna mempercepat proses identifikasi jenazah.

Kabid Yandokpol RS Polri, Kombes Hery Wijatmoko, mengonfirmasi bahwa pihaknya meminta dua hingga tiga sampel dari masing-masing keluarga korban.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kecocokan data DNA dengan temuan jenazah yang masih dalam proses identifikasi.

“Ada tambahan permintaan sampel dari dua keluarga korban. Kami perlu memastikan hasil identifikasi berjalan akurat, sehingga jumlah sampel yang kami proses akan bertambah,” ujar Hery saat dihubungi, Senin.

Proses Identifikasi Masih Berlanjut

Saat ini, RS Polri telah menerima total 16 kantong jenazah dari lokasi kebakaran. Dari jumlah tersebut, dua kantong di antaranya tidak berisi potongan tubuh manusia.

“Kami terus menyesuaikan sampel DNA dengan temuan body part. Setiap potongan tubuh yang kami terima harus diperiksa secara cermat agar bisa terhubung dengan keluarga korban yang melaporkan kehilangan,” jelas Hery.

Sebelumnya, pihak forensik telah mengumpulkan 34 sampel DNA dari 12 kantong jenazah yang berisi bagian tubuh korban. Sementara itu, sampel ante mortem dari keluarga korban yang telah melapor mencapai 21 sampel.

Korban yang Sudah Teridentifikasi

Dari total 14 korban yang dilaporkan hilang akibat kebakaran tersebut, RS Polri telah mengonfirmasi identitas enam korban melalui pemeriksaan DNA dan data medis. Berikut daftar korban yang telah teridentifikasi:

1. Zukhi F Rahdja (42 tahun, laki-laki) – teridentifikasi melalui DNA

2. Aulia Belinda (28 tahun, perempuan) – teridentifikasi melalui DNA dan medis

3. Osima Yukari (29 tahun, perempuan) – teridentifikasi melalui DNA

4. Desty Eka Putri S (24 tahun, perempuan) – teridentifikasi melalui DNA

5. Keren Shallom Jeremiah (21 tahun, perempuan) – teridentifikasi melalui DNA

6. Ade Aryanti (30 tahun, perempuan) – teridentifikasi melalui DNA

Menunggu Hasil Selanjutnya

Dengan bertambahnya sampel DNA dari keluarga korban, tim forensik masih menunggu analisis laboratorium untuk memastikan identitas korban lainnya.

Hery menegaskan bahwa proses ini membutuhkan ketelitian tinggi dan tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.

“Kami masih menunggu data terbaru dari laboratorium forensik. Semua proses dilakukan seakurat mungkin demi memastikan setiap jenazah kembali ke keluarganya,” tutupnya.

Kebakaran hebat yang terjadi di Glodok Plaza pada Rabu (15/1) telah menyebabkan kerugian besar dan kehilangan nyawa.

Pihak berwenang terus berupaya mengidentifikasi korban serta memberikan kepastian bagi keluarga yang kehilangan orang tercinta.***

Editor : Ayham

Sumber Berita: Antaranews.com

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru

Hiburan

Rahasia Titi Kamal Tetap Ceria, Biasakan Diri Bersyukur

Selasa, 20 Okt 2026 - 01:00 WIB