Kurator Tak Hadiri Mediasi SRITEX oleh Kemenaker

- Penulis

Sabtu, 7 Desember 2024 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Immanuel Ebenezer Gerungan di SRITEX. (dok. sritex)

Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Immanuel Ebenezer Gerungan di SRITEX. (dok. sritex)

JAKARTA – Sudah 45 hari sejak PT Sri Rejeki Isman, Tbk. (SRITEX) dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang, namun penyelesaian kasus ini belum menemui titik terang. 

Hingga kini, SRITEX masih menunggu hasil kasasi yang diajukan ke Mahkamah Agung (MA) pada 25 Oktober 2024.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Presiden, Pemerintah, Lembaga Negara, DPR RI, dan berbagai pihak yang membantu penyelamatan SRITEX. Bapak Presiden Prabowo juga telah mengutus Bapak Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Immanuel Ebenezer Gerungan, untuk memastikan kondisi kami,” ujar Presiden Direktur SRITEX, Iwan Kurniawan Lukminto (Wawan), Kamis (5/12/2024).

Upaya SRITEX Menjaga Keberlanjutan

SRITEX telah menempuh berbagai langkah untuk memastikan keberlanjutan usaha dan mencegah dampak sosial-ekonomi yang lebih luas. 

Setelah mengajukan kasasi atas putusan pembatalan homologasi pada 25 Oktober 2024, SRITEX juga mengajukan penetapan keberlangsungan usaha (going concern) kepada Hakim Pengawas dan kurator pada 28 Oktober 2024. Namun, hingga kini belum ada keputusan.

Pada 13 November 2024, Rapat Kreditur Pertama digelar di Pengadilan Negeri Semarang. Hakim Pengawas, Haruno Patriadi, dalam rapat tersebut menjanjikan keputusan dalam tiga hari. Namun, SRITEX belum menerima hasil hingga batas waktu yang dijanjikan. Sebagai tanggapan, kurator mengirimkan surat undangan rapat bersama di Jakarta pada 18 November 2024. SRITEX menghadiri pertemuan itu, tetapi tidak ada kejelasan yang diberikan terkait permohonan going concern.

Mediasi yang Tertunda

Pemerintah melalui Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer Gerungan, berupaya memediasi pertemuan antara SRITEX dan kurator pada Kamis (5/12) di Solo. Namun, kurator membatalkan kehadirannya beberapa jam sebelum waktu yang dijadwalkan.

“Beberapa hari lalu, kurator melakukan audiensi ke Kemenaker. Setelah mendengarkan laporan mereka, Pak Wamen berinisiatif memediasi pertemuan ini untuk mencari solusi bersama. Tapi, seperti yang kita lihat hari ini, kurator tidak hadir. Hal ini sangat mengecewakan, baik bagi perusahaan, karyawan, maupun Pak Wamenaker yang mewakili pemerintah,” ujar Wawan.

Ia menambahkan bahwa kegagalan pertemuan ini semakin memperburuk ketidakpastian nasib lebih dari 50.000 karyawan SRITEX.

Wawan menegaskan bahwa SRITEX akan terus berupaya menormalkan kondisi perusahaan.

 “Kami mohon dukungan agar mampu menjaga amanah pemerintah untuk tidak melakukan PHK. Kami harap sebelum akhir tahun, permohonan kasasi kami dapat dikabulkan. Kami yakin pemerintah, khususnya MA, memahami urgensi kami untuk kembali beroperasi secara normal,” tutupnya

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru