KAI Mendapat Penghargaan Peringkat Emas di SNI Award 2024

- Penulis

Sabtu, 23 November 2024 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Peringkat Emas pada ajang SNI Award 2024 dalam kategori Organisasi Besar Jasa. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas dedikasi KAI dalam menerapkan standar terbaik di sektor transportasi.

Dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada Kamis, 21 November 2024, KAI menerima pengakuan yang pantas atas transformasi ekonomi yang berkelanjutan melalui standarisasi yang konsisten. Bersaing dengan 250 organisasi lain, hanya 69 yang berhasil mempertahankan kualitas dan keunggulan untuk meraih prestise tersebut.

Tahun ini, penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, yang turut mengapresiasi upaya BSN dalam mendukung revitalisasi industri dan pengembangan sektor prioritas.

Ketua Dewan Juri SNI Award 2024, Hariyadi B. Sukamdani, menjelaskan bahwa penilaian menitikberatkan pada kontribusi organisasi dalam standardisasi, aspek keberlanjutan (sustainability), digitalisasi, ekonomi sirkular, dan tata kelola ESG (Environmental, Social, and Governance).

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama KAI – Didiek Hartantyo mengatakan KAI berhasil meraih penghargaan ini karena KAI telah menerapkan manajemen organisasi yang baik serta terus bertransformasi menyesuaikan perubahan melalui pengelolaan Sistem Manajemen ISO yang dikelola Unit Quality Assurance and Good Corporate Governance serta komitmen untuk menerapkan tata kelola perusahaan dan menekankan aspek keberlanjutan yang merupakan bagian dari penilaian SNI Award 2024.

“Kami terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa KAI konsisten mengimplementasikan best practices di bidang standardisasi dan keberlanjutan,” ujar Didiek.

KAI yang termasuk ke dalam kategori Organisasi Besar Jasa, mendapatkan penghargaan ini karena dinilai telah memenuhi kriteria pada kontribusi organisasi dalam standardisasi dan penilaian kesesuaian serta aspek keberlanjutan (sustainability), digitalisasi, ekonomi sirkular, juga tata kelola ESG (Environmental, Social, and Governance).

“Dengan berbagai inovasi yang telah terstandardisasi dan mempertimbangkan aspek keberlanjutan, KAI terus bertransformasi sebagai pionir transportasi untuk masa depan di Indonesia,” kata Didiek.

Sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan, KAI terus menghadirkan berbagai inovasi yang mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Salah satu langkah signifikan adalah penyediaan water station di 23 kereta api jarak jauh. Fasilitas ini dirancang untuk mendorong pelanggan menggunakan tumbler, sehingga mengurangi ketergantungan pada botol plastik sekali pakai yang sulit terurai.

KAI juga memanfaatkan energi terbarukan dengan mengimplementasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sejumlah stasiun dan perkantoran. Inisiatif ini tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memanfaatkan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, KAI mengadopsi sistem face recognition untuk menggantikan tiket fisik berbahan kertas pada proses boarding. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan pelanggan, tetapi juga membantu mengurangi limbah kertas.

“Kami ingin membangun ekosistem transportasi yang tidak hanya aman dan nyaman dalam layanan, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ini adalah visi kami untuk menjadikan KAI sebagai pilihan utama masyarakat, selaras dengan prinsip Safety and Sustainability,” tutup Didiek.

(***)

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru