Topik program magang nasional

Menaker  Yassierli (foto. lazir)

Nasional

Menaker Yassierli Dorong Penguasaan AI, Siapkan 150 Ribu Program Magang dan 300 Ribu Pelatihan Vokasi

Nasional | Selasa, 28 Juli 2026 - 11:48 WIB

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:48 WIB

Menurut Yassierli, tantangan ketenagakerjaan di Indonesia tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari dunia usaha, perguruan tinggi, hingga para pencari kerja.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah (foto. kemnaker)

Nasional

Kemnaker Wajibkan Perusahaan Terdaftar WLKP untuk Jadi Mitra Program MagangHub 2026

Nasional | Jumat, 10 Juli 2026 - 10:54 WIB

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:54 WIB

“Perusahaan yang ingin bergabung sebagai mitra penyelenggara perlu memastikan telah terdaftar dalam WLKP, memperbarui data perusahaan, serta memastikan seluruh informasi perusahaan aktif dan valid. Dengan demikian, proses pendaftaran dapat berjalan lebih lancar dan sesuai ketentuan,” kata Darmawansyah dalam keterangan resmi Biro Humas Kemnaker, Jumat (10/7/2026).

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. (dok. rentak.id)

Nasional

Program Magang Nasional 2026 Diperkuat, Kemnaker Gandeng DPR dan BNSP Tingkatkan Kompetensi Peserta

Nasional | Selasa, 7 Juli 2026 - 07:07 WIB

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:07 WIB

Kesepakatan tersebut menjadi salah satu hasil penting dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Kepala BNSP Syamsi Hari di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, Raffi Ahmad, serta perwakilan Komisi IX DPR RI dalam peluncuran magang. (dok. rentak.id)

Nasional

Pemerintah Buka Pemagangan Nasional 2025, Siapkan 20 Ribu Lulusan Kampus Masuk Dunia Kerja

Nasional | Senin, 20 Oktober 2025 - 14:50 WIB

Senin, 20 Oktober 2025 - 14:50 WIB

“Kita menyadari adanya kesenjangan antara supply lulusan perguruan tinggi dan demand tenaga kerja. Melalui program ini, pemerintah berupaya menjembatani 8 hingga 10 persen dari total lulusan agar siap masuk ke dunia kerja,” ujar Airlangga.