
Militer | Selasa, 4 Agustus 2026 - 01:08 WIB
Keberhasilan tersebut diumumkan dalam konferensi pers di Markas Komando Pangkalan TNI AL (Lanal) Dabo Singkep, Senin (3/8/2026).

Militer | Senin, 3 Agustus 2026 - 11:25 WIB
Dalam operasi kemanusiaan tersebut, TNI AL mengerahkan KRI Bung Hatta-370, KRI Nala-363, serta Pesawat Udara Casa U-6206 untuk mempercepat proses pencarian, penyelamatan, dan evakuasi para korban dari kapal yang terbakar.

Militer | Senin, 20 Juli 2026 - 20:40 WIB
Keberhasilan evakuasi yang dilakukan pada Minggu (19/7/2026) itu merupakan bagian dari Operasi Search and Rescue (SAR) yang digelar secara intensif sejak kapal dilaporkan tenggelam pada Rabu (15/7/2026). Hingga kini, pencarian terhadap korban lain masih terus dilakukan.

Militer | Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:05 WIB
Koordinasi yang solid antartim membuahkan hasil. Korban kedua berhasil ditemukan di kedalaman sekitar 23 meter. Setelah dipastikan berada dalam kondisi meninggal dunia, jenazah dievakuasi ke permukaan dengan mengikuti prosedur keselamatan penyelaman.

Militer | Jumat, 3 Juli 2026 - 14:40 WIB
Operasi yang dilakukan jajaran Koarmada II tersebut berhasil mengamankan dua unit truk Fuso beserta dua orang pengemudinya. Dari hasil pemeriksaan, kedua kendaraan mengangkut sekitar 35 meter kubik kayu campuran jenis Bengkirai dan Meranti dengan nilai ekonomis diperkirakan mencapai Rp270,5 juta.

Militer | Rabu, 13 Mei 2026 - 06:50 WIB
Keberhasilan operasi tersebut diumumkan dalam konferensi pers Operasi Keamanan Laut dan Penegakan Hukum TNI AL yang dipimpin Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksdya TNI Denih Hendrata di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Militer | Jumat, 13 Februari 2026 - 19:12 WIB
KRI Canopus-936 dibangun selama tiga tahun sebagai Kapal BHO (Ocean Going). Dalam tradisi TNI AL, kapal hidro-oseanografi yang diawaki 93 prajurit Jalasena pilihan ini menggunakan nama bintang. “Canopus” dipilih sebagai simbol penunjuk arah bagi para pelaut—sebuah harapan akan kepastian navigasi dan keselamatan di lautan.