Mentan Andi Amran: Program Cetak Sawah di Kapuas Capai 63.000 Hektare, Target Swasembada Makin Dekat

- Penulis

Rabu, 19 Maret 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi meninjau lokasi cetak sawah baru. (ilust.chatgpt)

Ilustrasi meninjau lokasi cetak sawah baru. (ilust.chatgpt)

KAPUAS – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa program cetak sawah di wilayah Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, terus berjalan sesuai rencana.

Saat ini, dari total 75.000 hektare lahan yang direncanakan, sekitar 63.000 hektare sudah dalam tahap kontrak.

“Kalau ini berhasil, misalnya 75.000 hektare dikalikan tiga kali panen, hasilnya bisa mencapai 2 juta ton. Ini berarti Kalimantan bisa berkontribusi besar terhadap produksi nasional, dan kita bisa mencapai swasembada pangan,” ujar Amran saat meninjau lokasi cetak sawah di Dadahup, Rabu, (19/3/2025).

Amran menambahkan bahwa pengerjaan cetak sawah ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pimpinan daerah, Kepala Dinas, Bupati Kapuas, serta dukungan dari TNI-Polri dan Kejaksaan yang turut melakukan pendampingan.

“Yang menarik, sektor swasta juga tertarik untuk terlibat dalam hilirisasi. Ini sangat baik karena kita tidak perlu mengandalkan APBN, sebab semua pihak sudah berkomitmen untuk terjun langsung di sektor pertanian,” katanya.

Menurutnya, peluang Indonesia untuk mencapai swasembada pangan tahun ini sangat besar karena pertanian dikerjakan secara gotong royong oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintah.

“Kami mendapat laporan bahwa pendampingan dari seluruh jajaran sangat luar biasa. Semua bergerak bersama untuk merealisasikan gagasan Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mentan juga bersyukur Indonesia mampu melewati berbagai tantangan global, sehingga ketahanan pangan nasional tetap terjaga.

“Data dari BPS menunjukkan bahwa produksi beras kita tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Ini bukti bahwa program ekstensifikasi lahan yang kita jalankan berhasil. Inflasi juga terkendali, dan stok beras hingga tadi malam mencapai 2,2 juta ton. Artinya, lonjakan produksi kita sangat signifikan,” pungkasnya. ***

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB