Mendorong Pertumbuhan UMKM Melalui Program “UMKM Binaan Go Export” dari BCA

- Penulis

Senin, 4 Maret 2024 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) selalu mendukung pertumbuhan dan perkembangan Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM) di Indonesia, salah satunya dengan memberikan pendampingan untuk melakukan ekspor melalui program “UMKM Binaan Go Export” pada tahun 2023.

Program ini didukung dengan pelatihan dan pendampingan perdagangan ekspor untuk 60 pelaku usaha UMKM terkurasi di Semarang dan Yogyakarta yang mencakup materi seperti peningkatan kualitas produk, identifikasi potensi pasar ekspor, pemahaman akses ekspor, hingga simulasi transaksi luar negeri.

Program “UMKM Binaan Go Export” didesain agar mendorong partisipasi UMKM pada berbagai event besar, termasuk melakukan business matching dan mendorong UMKM untuk membuka pasar ekspor. Salah satu UMKM yang berhasil menembus pasar ekspor melalui program ini adalah Wastraloka asal Yogyakarta, yang berhasil menjual produknya ke Tiongkok.

“Kalau dari BCA, kami merasa sangat terbantu. Kami sebelumnya pernah mengikuti program sejenis yang diadakan lembaga lain, tapi hasilnya masih ekspor secara tidak langsung. Ketika ada tawaran dari BCA, kami berkomitmen untuk serius, karena sebelumnya kita ikut program sejenis, tapi tidak kunjung tembus ekspor sendiri,” ungkap Eni Anjayani dalam sesi mini studio BCA Expoversary 2024 bertajuk “Bakti BCA untuk UMKM Go Export” Senin (3/3/2024).

EVP Bisnis Commercial & SME BCA Freddy Iman mengaku sangat senang Wastraloka dapat melakukan ekspor, dan saat ini dalam proses repeat order ke Tiongkok. BCA turut mendampingi Wastraloka melalukan ekspor perdananya dengan menjual produknya kepada diaspora Indonesia di Tiongkok bernama Warisan Roemah Indonesia (WRI).

“BCA turut mendorong UMKM supaya bisa membuka pasar ekspor, dengan mengenalkan UMKM kepada pasar potensial. Salah satu upayanya adalah dengan keikutsertaan UMKM di pameran-pameran seperti Trade Expo Indonesia 2023 dan BCA Expoversary 2024. Pada event-event tersebut, UMKM binaan bisa memperoleh respon tentang produknya, langsung dari pembeli. Jadi mereka bisa mengerti, bagaimana caranya meningkatkan kualitas atau kuantitas secara berkesinambungan. Tujuannya agar tetap sustain menghasilkan produk yang berkualitas,” ucap Freddy.

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menyampaikan selain program “UMKM Binaan Go Export”, Bakti BCA juga memberikan pembinaan bagi sejumlah desa wisata, termasuk mendorong perkembangan UMKM di dalamnya. 

Upaya itu berupa pelatihan manajemen keuangan dan strategi pengembangan usaha, hingga pengenalan marketplace. Perseroan juga senantiasa mendorong perluasan pasar bagi produk UMKM Desa Bakti BCA, salah satunya melalui partisipasi pada sejumlah event nasional dan internasional, termasuk perayaan Hari Batik di kantor pusat Bank Dunia di Washington D.C.

“Melalui pembinaan secara berkelanjutan, pada tahun 2023 lalu, kami bersyukur dua Desa Bakti BCA, yaitu Desa Wisata Taro dan Desa Wisata Hijau Bilebante, terpilih mewakili Indonesia pada ajang Best Tourism Village UNWTO 2023 kategori Update Programme.

Ke depan, kami akan konsisten menjalankan masterplan dari Bakti BCA, yaitu memberikan impact kepada masyarakat, lingkungan, budaya dan sebagainya,” papar Hera. ***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru