Indonesia dan Austria Bahas Peningkatan Penempatan Pekerja Migran

- Penulis

Kamis, 20 Maret 2025 - 03:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abdul Kadir Karding, menerima audiensi Duta Besar Austria untuk Indonesia, Thomas Loidl. (dok. rentak.id)

Abdul Kadir Karding, menerima audiensi Duta Besar Austria untuk Indonesia, Thomas Loidl. (dok. rentak.id)

JAKARTA – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, menerima audiensi Duta Besar Austria untuk Indonesia, Thomas Loidl, pada Rabu (19/3/2025).

Dalam pertemuan ini, kedua pihak membahas peluang kerja bagi pekerja migran Indonesia serta kelanjutan nota kesepahaman yang telah disepakati sebelumnya.

Menteri Karding menyoroti pentingnya dukungan Austria dalam pelatihan dan vokasi bagi calon pekerja migran Indonesia. Ia juga mengakui bahwa jumlah pekerja migran Indonesia di Austria masih sangat kecil, dengan harapan kerja sama yang lebih erat dapat meningkatkan jumlah tersebut.

Menurutnya, beberapa faktor menjadi kendala dalam penempatan pekerja migran di Austria.

“Salah satunya adalah standar penerimaan pekerja migran yang sangat ketat, termasuk kebijakan Uni Eropa yang membatasi jumlah pekerja migran dari Asia, termasuk Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, regulasi ketat di Austria memprioritaskan tenaga kerja terampil dengan sertifikasi keahlian yang diakui.

“Untuk sektor kesehatan dan konstruksi, misalnya, dibutuhkan sertifikat kompetensi. Namun, banyak pekerja kita yang terkendala biaya sertifikasi, sementara negara belum menyediakan dukungan untuk proses tersebut,” jelas Karding.

Permasalahan lain yang turut disoroti adalah minimnya informasi mengenai peluang kerja di Austria, tingginya biaya penempatan, serta kompleksitas perizinan bagi pekerja migran.

“Kami berharap ada upaya untuk merelaksasi aturan tertentu tanpa mengurangi standar kompetensi yang ditetapkan pemerintah Austria,” tambahnya.

Duta Besar Thomas Loidl mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia dalam melindungi pekerja migran. Ia juga mengakui bahwa jumlah pekerja migran Indonesia di Austria masih terbatas.

Oleh karena itu, ia berharap kerja sama terkait penempatan tenaga kerja Indonesia dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB