Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz periode 2026-2031 (foto. tangklapanlayar kompastv)

Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz periode 2026-2031 (foto. tangklapanlayar kompastv)

JAKARTA – Nahdlatul Ulama (NU) memasuki babak baru kepemimpinan. KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031.

Gus Kikin terpilih dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026) pagi.

Sebelum ditetapkan sebagai ketua umum, nama Gus Kikin memang sudah berada di posisi teratas dalam penjaringan aspirasi kandidat Ketua Umum PBNU. Ia memperoleh dukungan paling banyak dari muktamirin.

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, itu mengantongi 472 suara. Raihan tersebut membuat Gus Kikin unggul cukup jauh dibandingkan kandidat lainnya.

Di posisi berikutnya terdapat KH Zulfa Mustofa dengan 262 suara, disusul KH Abdussalam Sochib yang memperoleh 261 suara. Sementara itu, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya meraih 258 suara.

Adapun KH Abdul Ghaffar Rozin memperoleh 155 suara dalam penjaringan aspirasi tersebut.

Dengan perolehan 472 suara, Gus Kikin unggul 210 suara dari kandidat yang berada di posisi kedua.

Nusron Wahid Tak Bisa Maju

Dalam proses penjaringan, sebenarnya terdapat nama Nusron Wahid yang masuk dalam jajaran lima besar dengan raihan 207 suara.

Namun, Nusron tidak dapat melanjutkan pencalonannya sebagai Ketua Umum PBNU karena masih menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Ketentuan tersebut mengacu pada Pasal 7 Tata Tertib Pemilihan Rais Am dan Ketua Umum PBNU.

Posisi Nusron kemudian digantikan oleh KH Abdul Ghaffar Rozin sehingga lima nama yang ditetapkan sebagai calon Ketua Umum PBNU adalah Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, KH Abdussalam Sochib, Gus Yahya, dan KH Abdul Ghaffar Rozin.

Lima Nama Dibawa ke AHWA

Pimpinan sidang pleno V Muktamar ke-35 NU, Ganefri, mengatakan lima calon yang telah ditetapkan selanjutnya diajukan kepada tim Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dan Rais Am PBNU terpilih, KH Miftachul Akhyar.

“Mereka yang sudah ditetapkan sebagai calon Ketua Umum PBNU akan diajukan kepada tim AHWA dan Rais Am terpilih untuk selanjutnya dimusyawarahkan,” ujar Ganefri.

Musyawarah tersebut menjadi tahapan penting untuk menentukan Ketua Umum PBNU periode 2026-2031.

Proses musyawarah berlangsung di Ndalem Kasepuhan Kiai Abdul Wahab Chasbullah, yang berada di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Senin pagi.

Dari proses tersebut, Gus Kikin akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031.

Terpilihnya Gus Kikin menandai dimulainya kepemimpinan baru PBNU untuk lima tahun mendatang. Perhatian warga Nahdliyin kini tertuju pada agenda dan arah kebijakan PBNU di bawah kepemimpinan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng tersebut.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai

Berita Terbaru