RENTAK.ID – Serangkaian gempa bumi telah mengguncang pulau wisata Santorini dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan ribuan penduduk dan wisatawan dievakuasi.
Gempa bumi terkuat, berkekuatan 5,2 magnitudo, terjadi pada Rabu (5/2/2025) malam, diikuti oleh serangkaian gempa susulan yang lebih kecil.
Pemerintah Yunani telah mengumumkan keadaan darurat di Santorini dan mengerahkan tim SAR untuk membantu proses evakuasi. Lebih dari 10.000 orang telah dievakuasi dari pulau itu dan untuk sementara waktu ditampung di tempat yang aman.
“Kami belum pernah melihat aktivitas seismik seperti ini sebelumnya,” kata seorang pejabat pemerintah setempat. “Kami sangat prihatin tentang keselamatan warga dan wisatawan, dan kami mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk memastikan bahwa mereka aman.”
Gempa bumi telah menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan dan infrastruktur di Santorini. Namun, tidak ada laporan tentang korban jiwa atau luka serius.
Pihak berwenang Yunani sedang memantau situasi dengan cermat dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.
Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.
Gempa bumi ini terjadi hanya beberapa minggu setelah gempa bumi dahsyat melanda Turki dan Suriah, menewaskan lebih dari 50.000 orang.
Para ilmuwan mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara kedua peristiwa tersebut.
Santorini adalah pulau vulkanik yang populer di Yunani.
Pulau ini terkenal dengan pemandangan yang indah, bangunan putih yang ikonik, dan matahari terbenam yang menakjubkan.***
Editor : Ayham
Sumber Berita: RRI.co.id






