SERANG – DAMRI mulai menjajaki penggunaan bus listrik di Kota Serang, Banten, untuk mendukung transportasi publik yang lebih modern dan ramah lingkungan. Uji coba yang berlangsung pada 19–23 Oktober 2026 ini menggunakan dua jenis armada, yakni medium bus dan micro bus, dengan layanan di dua rute berbeda.
Bekerja sama dengan Pemerintah Kota Serang, DAMRI mengoperasikan medium bus pada rute Terminal Pakupatan–Universitas Serang Raya (UNSERA). Sementara itu, micro bus melayani rute Perumahan Visenda–UIN Banten.
Kedua armada beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB. Melalui uji coba tersebut, masyarakat berkesempatan merasakan langsung layanan transportasi berbasis energi listrik sekaligus menjadi bagian dari penjajakan pengembangan angkutan umum di Kota Serang.
Wali Kota Serang Budi Rustandi turut hadir pada hari pertama uji coba dan menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif DAMRI tersebut.
Langkah ini merupakan tindak lanjut pertemuan antara manajemen DAMRI dan Budi Rustandi di Unit Perbengkelan DAMRI pada 22 September 2026. Pertemuan itu membahas peluang pengembangan layanan transportasi publik di Kota Serang.
General Manager DAMRI Cabang Serang Wendy Purindadi mengatakan, uji coba tersebut menjadi tahap awal untuk mengukur potensi penerapan bus listrik dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.
“DAMRI berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan transportasi publik yang semakin berkelanjutan. Melalui uji coba ini, kami ingin melihat potensi pemanfaatan bus listrik sebagai salah satu alternatif layanan transportasi publik yang dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong transformasi transportasi yang lebih ramah lingkungan,” ujar Wendy.
Ia menambahkan, DAMRI membuka peluang kerja sama lebih lanjut dengan Pemkot Serang untuk mengembangkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Ke depannya, DAMRI terbuka untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Serang dalam menjajaki pengembangan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Andalkan Pengalaman Operasikan Bus Listrik
Dalam uji coba di Serang, DAMRI mengandalkan pengalaman mengelola angkutan perkotaan di sejumlah kota, termasuk Bandung, Makassar, dan Jakarta.
Perusahaan juga menyebut saat ini mengoperasikan 316 unit bus listrik untuk layanan Transjakarta, menjadikannya salah satu operator bus listrik dengan armada terbesar di Indonesia.
Untuk mendukung kelancaran uji coba, DAMRI mengerahkan kapten bus dan mekanik profesional. Kesiapan sumber daya manusia tersebut diharapkan dapat menunjang operasional armada medium bus maupun micro bus sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang baik bagi masyarakat.
Meski demikian, uji coba ini masih menjadi tahap penjajakan. Hasil evaluasi operasional akan menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk menentukan potensi pengembangan layanan bus listrik di Kota Serang pada masa mendatang.
“Melalui inisiatif ini, DAMRI berharap dapat berkontribusi dalam memperluas pemanfaatan transportasi publik berbasis energi listrik serta mendukung langkah Pemerintah Kota Serang dalam mewujudkan sistem transportasi yang lebih modern dan berkelanjutan,” tutur Wendy.
Hasil evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi DAMRI dan Pemkot Serang untuk menilai peluang pengembangan transportasi umum berbasis listrik yang lebih sesuai dengan kebutuhan mobilitas warga.
Penulis : dafri jh
Editor : ami






