SKB Terbaru: Pembatasan Kendaraan Angkutan Barang Selama Libur Lebaran 2024/1445 H

- Penulis

Kamis, 14 Maret 2024 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk yang lagi ngantri masa mudik lebaran. (ist)

Truk yang lagi ngantri masa mudik lebaran. (ist)

RENTAK.ID – Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri bersama-sama menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) pada tanggal 5 Maret 2024, yang memuat aturan tentang pengaturan lalu lintas jalan serta penyeberangan selama masa arus mudik dan arus balik angkutan Lebaran Tahun 2024/1445 H.

Salah satu hal yang ditampilkan dalam SKB tersebut adalah pembatasan operasional angkutan barang di libur Lebaran yang akan datang.

Sorotan utama dari SKB ini adalah pengaturan pembatasan operasional angkutan barang untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta ketertiban saat libur Lebaran.

SKB Nomor: KP-DRJD 1305 Tahun 2024, SKB/67/11/2024, dan 40/KPTS/Db/2024 ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Irjen Pol. Aan Suhanan, dan Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian.

“Melalui SKB ini perjalanan pada masa libur lebaran nanti akan ada pengaturan juga pembatasan demi keselamatan, kenyamanan, serta ketertiban bersama. Sebagaimana yang sudah kita ketahui akan ada sekitar 193 juta orang yang akan bergerak,” ujar Dirjen Hendro pada Rabu (13/3/2024) di Jakarta.

Pembatasan kendaraan angkutan barang dilakukan pada mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, kereta gandengan, serta mobil barang yang mengangkut hasil galian, hasil tambang dan bahan bangunan.

Kendaraan angkutan barang yang dikecualikan dari pembatasan operasional meliputi kendaraan angkutan barang yang mengangkut BBM/BBG, hantaran uang, logistik pemilu, hewan dan pakan ternak, pupuk, penanganan bencana alam, serta barang pokok.

Namun, kendaraan tersebut harus dilengkapi dengan surat muatan yang diterbitkan oleh pemilik barang yang diangkut, Surat Muatan Barang yang berisi keterangan jenis barang, tujuan, dan nama serta alamat pemilik barang, dan ditempelkan pada kaca depan sebelah kiri angkutan barang.

“Mengingat prediksi tingginya angka mobilitas saat libur lebaran nanti, perlu dilakukan pembatasan angkutan barang agar meningkatkan kelancaran lalu lintas karena jumlah volume kendaraan diprediksi akan bertambah, baik di jalan tol maupun non-tol,” ucapnya.

Pembatasan kendaraan angkutan barang dilakukan mulai hari Jumat, 5 April 2024 pukul 09.00 waktu setempat sampai dengan hari Selasa, 16 April 2024 pukul 08.00 waktu setempat. Lalu lintas angkutan barang akan dibatasi di beberapa ruas tol, yang meliputi:

Lampung dan Sumatera Selatan: Bakauheni-Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung.

DKI Jakarta – Banten: Jakarta – Tangerang- Merak.

DKI Jakarta: a. Prof. DR. Ir. Sedyatmo; b. Jakarta Outer Ring Road (JORR); dan c. Dalam Kota Jakarta.

DKI Jakarta dan Jawa Barat: a. Jakarta – Bogor – Ciawi – Cigombong – Cibadak; b. Bekasi – Cawang – Kampung Melayu; dan c. Jakarta – Cikampek.

Jawa Barat: a. Cikampek – Purwakarta – Padalarang – Cileunyi; b. Cileunge – Cimalaka – Dawuan; c. Cikampek – Palimanan – Kanci; c. Jakarta – Cikampek II Selatan (Fungsional).

Jawa Barat – Jawa Tengah: Kanci – Pejagan.

Jawa Tengah: a. Pejagan – Pemalang – Batang – Semarang; b. Krapyak – Jatingaleh, (Semarang); c. Jatingaleh – Srondol, (Semarang); d. Jatingaleh – Muktiharjo, (Semarang); e. Semarang – Solo – Ngawi; f. Semarang – Demak; dan g. Jogja – Solo (Fungsional).

Jawa Timur: a. Ngawi-Kertosono – Mojokerto – Surabaya – Gempol – Pasuruan – Probolinggo; b. Surabaya – Gresik; dan c. Pandaan – Malang.

Sementara, ruas jalan non-tol yang dibatasi antara lain:

Sumatera Utara: a. Medan – Berastagi; dan b. Pematang Siantar – Parapat Simalungun – Porsea.

Jambi dan Sumatera Barat: a. Jambi – Sarolangun – Padang; b. Jambi – Tebo – Padang; c. Jambi – Sengeti – Padang; dan d. Padang – Bukit Tinggi.

Jambi – Sumatera Selatan – Lampung: Jambi – Palembang – Lampung.

DKI Jakarta – Banten: Jakarta – Tangerang – Serang – Cilegon – Merak.

Banten: a. Merak – Cilegon – Lingkar Selatan Cilegon – Anyer – Labuhan; b. Jalan Raya Merdeka – Jalan Raya Gatot Subroto; dan c. Serang – Pandeglang – Labuhan.

DKI Jakarta – Jawa Barat: Jakarta – Bekasi – Cikampek – Pamanukan – Cirebon.

Jawa Barat: a. Bandung – Nagreg – Tasikmalaya – Ciamis – Banjar; b. Bandung – Sumedang – Majalengka; dan c. Bogor – Ciawi – Sukabumi – Cianjur.

Jawa Barat – Jawa Tengah: Cirebon – Brebes.

Jawa Tengah: a. Solo – Klaten – Yogyakarta; b. Brebes – Tegal – Pemalang – Pekalongan – Batang – Kendal – Semarang – Demak; c. Bawen – Magelang – Yogyakarta; dan d. Tegal – Purwokerto.

Jawa Tengah – Jawa Timur: Solo – Ngawi.

Yogyakarta: a. Jogja – Wates; b. Jogja – Sleman – Magelang; c. Jogja – Wonosari; dan d. Jalur Jalan Lintas Selatan (Jalan Daendels).

Jawa Timur: a. Pandaan – Malang; b. Probolinggo – Lumajang; c. Madiun – Caruban – Jombang; dan d. Banyuwangi – Jember.

Bali: Denpasar – Gilimanuk.

Menurut Dirjen Perhubungan, pembatasan operasional angkutan barang ini bukanlah hal yang baru karena hampir setiap tahunnya SKB tentang pembatasan angkutan barang dikeluarkan. Dirjen Hendro berharap semua pihak dapat mengindahkan aturan tersebut dan melaksanakan pembatasan ini sebaik-baiknya demi meningkatkan waktu tempuh perjalanan para pemudik dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. ***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru