Mentan dan Menko PMK Bergerak Cepat Berikan Bantuan untuk Petani Terdampak Banjir

- Penulis

Selasa, 20 Februari 2024 - 01:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sawah terdampak banjir. (ist)

Sawah terdampak banjir. (ist)

RENTAK.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa para petani yang lahan pertaniannya terdampak banjir akan mendapat bantuan berupa benih unggul, alat dan mesin pertanian, serta berbagai bantuan lainya.

Menurut Mentan, langkah ini perlu dilakukan mengingat para petani adalah tulang punggung dalam meningkatkan produksi.

Dalam sebuah rapat bersama Menko PMK di Jakarta, Senin, 19 Februari 2024, Mentan mengatakan, “Kami akan berikan bantuan benih gratis, alat mesin pertanian dan juga ada bantuan lainya. Semua bantuan ini kami berikan karena Indonesia sedang diterpa cuaca ekstrem el nino dan juga musim hujan la nina.”

Amran menambahkan bahwa kejadian banjir dan dampak el nino telah membuat harga beras di beberapa daerah naik tinggi, sehingga pemerintah perlu melakukan tindakan cepat sebagai upaya antisipasi sejak dini.

Sebab diperkirakan, kata Amran, bencana banjir masih akan terus terjadi hingga akhir Februari mendatang.

“Pemerintah tidak boleh berdiam diri dan hanya menonton penderitaan petani di saat mereka membutuhkan bantuan,” tegasnya.

Namun demikian, petani juga harus bersama-sama memompa genangan air agar lahan sawahnya dapat digunakan kembali.

Menurut Mentan, “hantaman cuaca ekstrem sangat luar biasa dan bahkan diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Februari mendatang.”

Oleh karena itu, saat ini pemerintah sedang mencari alternatif dan solusi untuk mengatasinya. “Kita tidak boleh berdiam diri dan menjadi penonton. Saatnya kita bergerak bersama untuk Indonesia yang lebih gemilang dan cemerlang,” katanya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menyatakan bahwa selama tahun 2023 terdapat 331 kejadian bencana banjir yang didata oleh BNPB, atau sekitar 44 persen dari total kejadian bencana yang terjadi.

Kejadian ini, kata Muhajir, membuat para petani merugi akibat sebagian sentra mereka mengalami gagal panen yang diperkirakan mencapai 54,69 hektar atau sekitar 5.409 hektar di lebih dari 22 provinsi.

“Karena itu, sesuai dengan arahan Bapak Presiden, pemerintah memberikan bantuan kepada para petani. Kami telah memutuskan bahwa bantuan tersebut akan dilanjutkan kepada mereka yang terdampak gagal panen,” katanya.

Ia menambahkan bahwa semua bantuan tersebut akan diberikan berdasarkan rekomendasi Menteri Pertanian selaku pemegang data dan informasi wilayah mana saja yang terdampak banjir besar, sehingga para petani menerima bantuan yang tepat sasaran.

“Semua bantuan diberikan atas rekomendasi dari Bapak Menteri Pertanian. Dan nantinya juga bantuan pemerintah diberikan bukan hanya untuk banjir melainkan juga karena kekeringan,” jelasnya. ***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru