Jasa Marga Buka Opsi Buyback Saham, Ini Pertimbangan di Baliknya

- Penulis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan tol yang telah dibangun (dok. jasa marga)

Jalan tol yang telah dibangun (dok. jasa marga)

JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk membuka peluang melakukan pembelian kembali saham (share buyback) sebagai salah satu opsi aksi korporasi. Namun, rencana tersebut masih harus melalui kajian menyeluruh dengan mempertimbangkan kondisi keuangan, kebutuhan likuiditas, hingga rencana ekspansi bisnis jalan tol.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Jasa Marga menjaga pertumbuhan jangka panjang di tengah dinamika pasar modal nasional. Perseroan menegaskan, setiap keputusan korporasi harus tetap berpijak pada kekuatan fundamental bisnis dan keberlanjutan operasional.

Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga, Trias Andriyanto, mengatakan opsi buyback tidak bisa diputuskan secara terburu-buru. Perseroan perlu memastikan setiap langkah strategis memberikan manfaat bagi perusahaan dan pemegang saham.

“Evaluasi terhadap kemungkinan opsi buyback saham didasarkan pada kajian yang komprehensif dan menyeluruh demi menjaga fundamental Perseroan,” ujar Trias, Rabu (21/10/2026)

Menurut dia, prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) menjadi pertimbangan utama dalam menentukan arah aksi korporasi.

Jasa Marga juga harus memastikan keputusan tersebut tidak mengganggu kekuatan struktur keuangan maupun kebutuhan pendanaan untuk menjaga operasional dan pengembangan jaringan jalan tol.

“Pendekatan ini penting guna memastikan struktur keuangan tetap kokoh, sekaligus menjaga keberlangsungan operasional jalan tol,” kata Trias.

Di luar kajian buyback, perusahaan pelat merah tersebut terus berupaya memperkuat fundamental bisnis, menjaga kinerja keuangan, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jalan.

Trias menilai, jaringan jalan tol yang luas dan konektivitas yang terus berkembang menjadi modal penting bagi Jasa Marga untuk mempertahankan pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

“Kami berkomitmen menjaga kinerja yang berkelanjutan, menerapkan tata kelola yang bertanggung jawab, serta menghadirkan nilai tambah bagi pemegang saham dan pelayanan yang semakin baik bagi pengguna jalan,” tuturnya.

Jasa Marga menyatakan perkembangan maupun keputusan terkait rencana aksi korporasi tersebut akan disampaikan sesuai ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.

Dengan demikian, potensi buyback saham masih berada dalam tahap kajian. Keputusan akhirnya akan mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan pemegang saham, kesehatan keuangan perusahaan, dan kebutuhan investasi untuk mendukung pengembangan bisnis jalan tol.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementan Salurkan 86.023 Alsintan pada 2026, Petani Didorong Makin Produktif
Bantuan Beras 30 Kg untuk 33,2 Juta Keluarga Berlanjut, Ini Alokasinya hingga Desember
BULOG Gelontorkan 150 Ribu Ton Jagung Murah, Peternak Mikro Jadi Prioritas
BBM Bali Sempat Menipis, Bahlil Tambah Kapal Jadi 7 dan Kejar Stok 15 Hari
Produk UMKM Sulit Tembus Pasar Global? Barantin dan Kemendag Siapkan Langkah Ini
Hashim Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu
Drone Pembersih Insulator Listrik Diuji, Duta Topkey Energi Bidik Implementasi pada 2027
1.985 Koperasi Merah Putih Masuk Jaringan BULOG, Pesanan Beras SPHP Capai 624 Ton

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Jasa Marga Buka Opsi Buyback Saham, Ini Pertimbangan di Baliknya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Kementan Salurkan 86.023 Alsintan pada 2026, Petani Didorong Makin Produktif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Bantuan Beras 30 Kg untuk 33,2 Juta Keluarga Berlanjut, Ini Alokasinya hingga Desember

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:21 WIB

BULOG Gelontorkan 150 Ribu Ton Jagung Murah, Peternak Mikro Jadi Prioritas

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:16 WIB

BBM Bali Sempat Menipis, Bahlil Tambah Kapal Jadi 7 dan Kejar Stok 15 Hari

Berita Terbaru