RENTAK.ID – Di balik sosoknya yang dikenal ceria saat tampil di layar kaca, Chika Jessica menyimpan kecemasan mendalam saat mendampingi sang ibunda yang tengah menghadapi komplikasi sejumlah penyakit.
Presenter berusia 38 tahun itu mengungkap kondisi kesehatan ibunya kini mengalami penurunan. Gangguan fungsi ginjal membuat sang ibunda harus menjalani cuci darah, sementara kondisi tersebut kemudian berdampak pada jantung hingga mengalami pembengkakan. Sang ibu juga memiliki riwayat stroke.
“Mama tuh ginjal, jadi harus cuci darah, tapi sekarang udah ke jantung, jantungnya membengkak,” kata Chika Jessica kepada awak media di bilangan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa 6 Oktober 2026.
Kondisi kesehatan tersebut membuat ibunda Chika Jessica harus mendapatkan bantuan oksigen menggunakan tabung secara terus-menerus. Situasi itu membuat Chika semakin waspada, terutama ketika sang ibu sedang beristirahat.
Ia bahkan mengaku memiliki kebiasaan memeriksa napas ibunya ketika malam hari. Rasa takut kehilangan membuat Chika Jessica memastikan kondisi sang ibu sebelum dirinya ikut beristirahat.
“Belakangan aku tuh selalu kalau Mama tidur, aku selalu cek masih napas atau gak. Khawatir itu perlu, kalau Mama drop tuh benar-benar aku lihatin napasnya. Biar Mama tidur, aku lihatin,” tuturnya.
Kecemasan tersebut tidak lepas dari pengalaman traumatis yang pernah dialaminya ketika sang ibu mengalami stroke secara tiba-tiba. Pengalaman itu membuat Chika menjadi lebih sensitif terhadap kondisi ibunya, termasuk ketika mereka bepergian bersama menggunakan mobil.
“Aku ada trauma kalau misal aku di mobil sama Mama. Aku tuh ada rasa panik karena pernah waktu stroke tuh gitu di mobil. Ada trauma gitu. Itu saking traumanya, aku tuh takut,” terangnya.
Masih Jalani Cuci Darah
Di tengah kondisi kesehatan ibunya, Chika Jessica memastikan pengobatan tetap dijalankan. Sang ibu kini masih menjalani prosedur cuci darah secara rutin dua kali dalam sepekan.
Selain itu, ibunya juga harus mengonsumsi obat untuk jantung secara teratur. Sebelumnya, sang ibu sempat menjalani fisioterapi setelah mengalami stroke.
“Pengobatannya tuh cuci darah dua minggu sekali, setiap Rabu dan Sabtu. Terus minum obat jantung rutin, sama sempat fisioterapi. Fisioterapinya udah selesai karena pas stroknya udah mulai membaik,” pungkasnya. ***






