Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau, PFI Perkuat Koordinasi dengan Tim SAR

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pewarta foto yang hilang kontak (foto. istimewa)

Pewarta foto yang hilang kontak (foto. istimewa)

JAKARTA – Pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau terus dilakukan. Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang memperkuat koordinasi dengan Tim SAR Gabungan untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi.

Kelima jurnalis tersebut dilaporkan hilang kontak setelah berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Banten, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan kronologi resmi Basarnas, komunikasi terakhir dengan rombongan terjadi sekitar pukul 14.42 WIB. Saat itu, salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir melalui fitur berbagi lokasi kepada rekannya, Putra M. Akbar, yang berada di Lampung.

Lokasi terakhir yang dibagikan berada di antara wilayah Carita dan Gunung Anak Krakatau. Setelah itu, komunikasi dengan rombongan terputus dan mereka dinyatakan hilang kontak pada sekitar pukul 18.13 WIB.

Lima jurnalis yang berada dalam speedboat tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, pewarta foto iNews.id; Firman Daus, jurnalis Anadolu Agency; serta Donal yang merupakan jurnalis freelance.

PFI menyatakan seluruh jaringan organisasinya dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian yang dilakukan aparat dan Tim SAR Gabungan.

Ketua Umum PFI Pusat Dwi Pambudo mengatakan keselamatan para jurnalis menjadi prioritas utama organisasi.

“Keselamatan rekan-rekan jurnalis di lapangan adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. PFI Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang terus bergerak satu komando dalam memantau operasi penyelamatan ini,” ujar Dwi Pambudo dalam siaran persnya, diterima redkasi Rabu (9/9/2026).

Dwi juga mengapresiasi respons cepat Basarnas dan jajaran Ditpolairud Polda Banten yang tetap melakukan pencarian di tengah kondisi laut yang dinamis.

“Kami mengapresiasi gerak cepat Basarnas dan jajaran Ditpolairud Polda Banten yang menembus medan sulit di tengah paparan abu vulkanik serta tingginya ombak. Kami berharap seluruh jurnalis dapat segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat tanpa kurang satu apa pun,” katanya.

Kondisi perairan Selat Sunda saat ini masih dinamis. Paparan abu vulkanik dan gelombang tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi proses pencarian.

Karena itu, PFI memastikan koordinasi dengan seluruh pihak terkait terus dilakukan agar dukungan terhadap operasi SAR dapat berjalan cepat dan efektif tanpa terkendala persoalan birokrasi maupun teknis di lapangan.

Di sisi lain, PFI mengingatkan para pewarta foto dan kru media yang masih menjalankan tugas jurnalistik di sekitar kawasan terdampak aktivitas Gunung Anak Krakatau agar mematuhi radius aman yang telah direkomendasikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

PFI juga meminta seluruh anggotanya tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kondisi psikologis keluarga para jurnalis yang masih menunggu kabar.

Organisasi tersebut berharap operasi pencarian segera membuahkan hasil dan kelima jurnalis beserta kru kapal dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya
BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Syarat Penerima dan Batas Gaji yang Ditetapkan Kemnaker

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:51 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai

Berita Terbaru