JAKARTA – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Perum BULOG Kanwil DKI Jakarta dan Banten mulai memperkuat pasokan minyak goreng Minyakkita di sejumlah pasar di Ibu Kota. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tetap mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Sebanyak 30 ribu liter minyak goreng disiapkan untuk digelontorkan ke pasar-pasar yang masuk dalam jaringan SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok) di wilayah DKI Jakarta. BULOG juga memastikan pasokan akan terus ditambah sesuai kebutuhan pasar.
Pemimpin Wilayah BULOG Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Taufan Akib, mengatakan pihaknya telah meminta tambahan pasokan kepada produsen Minyakkita guna mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan.
“Stok yang tersedia saat ini sebanyak 30 ribu liter, dan akan segera bertambah seiring dengan pengiriman yang sudah kami mintakan ke produsen penyedia Minyakkita,” ujar Taufan Akib, Selasa (20/5).
Menurut Taufan, distribusi Minyakkita ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keseimbangan pasokan pangan di tengah masyarakat agar harga tetap stabil dan tidak memicu kepanikan akibat kekhawatiran kelangkaan barang.
Ia menegaskan BULOG ingin memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan mudah di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi menjelang Idul Adha.
“Kami ingin masyarakat tidak merasa khawatir akan terjadinya kelangkaan barang ataupun lonjakan harga yang tinggi. Dengan stok yang tersedia dan tambahan pasokan baru, akses masyarakat terhadap bahan pokok, khususnya minyak goreng, tetap mudah dan terjangkau,” katanya.
Selain memperkuat stok, BULOG juga berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta untuk memetakan kebutuhan pasar agar distribusi berjalan tepat sasaran.
“Kami juga melakukan diskusi dengan Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta sebagai upaya pemetaan kebutuhan pasar di wilayah DKI Jakarta agar pendistribusian Minyakkita dapat berjalan efektif dan efisien,” tambahnya.
Tak hanya fokus pada minyak goreng, BULOG juga mempercepat penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) di sejumlah wilayah Jakarta. Setelah sempat terkendala pasokan bahan baku plastik untuk kemasan, kini proses distribusi kembali berjalan normal.
“Saat ini sedang dilakukan percepatan penyaluran Bantuan Pangan. Beberapa kecamatan serentak menyalurkan hari ini, seperti Johar Baru, Senen, Tanah Abang, Kemayoran, Matraman, Kalideres, Cengkareng, Palmerah, Tambora dan beberapa kecamatan lainnya,” jelas Taufan.
Ia menyebut percepatan distribusi bantuan pangan menjadi langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat penerima bantuan sekaligus menekan potensi kenaikan harga bahan pokok di pasar.
Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan.
“Ini menjadi stimulus ekonomi dalam menjaga stabilisasi harga, sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat penerima bantuan,” pungkasnya.
Penulis : lazir
Editor : ameri













