Popsivo Polwan Tak Terbendung! BJB Tandamata Ditundukkan, Pontianak Jadi Saksi Sapu Bersih Kemenangan

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 05:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak – Jakarta Popsivo Polwan kembali menegaskan diri sebagai kekuatan menakutkan di Proliga 2026. Di hadapan ribuan pasang mata yang memadati GOR Terpadu A Yani, Pontianak, Minggu (11/1/2026), Popsivo tampil penuh determinasi dan menaklukkan Bandung BJB Tandamata dengan skor meyakinkan 3-1 (25-12, 24-26, 25-19, 25-18).
Kemenangan ini terasa spesial. Bukan sekadar menambah poin, tetapi juga menegaskan dominasi Popsivo Polwan selama berlaga di Pontianak. Dua laga, dua kemenangan—sebuah pesan tegas bahwa Popsivo datang bukan hanya untuk bertanding, melainkan untuk menguasai.
Set pertama menjadi panggung unjuk kekuatan Popsivo. Sejak peluit awal, tekanan demi tekanan dilancarkan tanpa ampun. Servis keras dan serangan tajam Bhethania De La Cruz membuat pertahanan BJB Tandamata porak-poranda. Popsivo melesat tanpa hambatan dan menutup set pembuka dengan skor telak 25-12, membuat tribun bergemuruh.
Namun BJB Tandamata tak menyerah begitu saja. Pada set kedua, semangat juang tim asuhan Risco Herlambang bangkit. Permainan lebih rapi dan disiplin ditunjukkan, dengan Calista Maya menjadi motor serangan. Duel berlangsung menegangkan hingga poin-poin akhir. Lewat pertarungan deuce yang dramatis, BJB sukses mencuri set kedua dengan skor tipis 26-24.
Tersentak, Popsivo kembali menemukan ritme terbaiknya di set ketiga. Reli panjang, adu mental, dan ketenangan menjadi kunci. Popsivo tampil lebih sabar dan efektif saat poin krusial, memastikan set ketiga menjadi milik mereka dengan skor 25-19.
Momentum itu tak terhentikan. Pada set keempat, Popsivo benar-benar menunjukkan kematangan sebagai tim papan atas. Kerja sama antarpemain semakin solid, dengan duet legiun asing Bhethania De La Cruz dan Yonkaira Pena silih berganti mencetak angka. Upaya BJB mengejar ketertinggalan selalu kandas, hingga Popsivo mengunci kemenangan lewat skor 25-18.
Sorak sorai penonton di GOR Terpadu A Yani menjadi energi tambahan bagi Popsivo Polwan. Pontianak seolah menjadi rumah kedua yang memberi dorongan emosional luar biasa sepanjang pertandingan.
Pelatih Jakarta Popsivo Polwan, Darko Dobriskov, mengapresiasi kerja keras timnya meski sempat kehilangan fokus. Ia menilai laga ini menjadi ujian mental yang berharga.
“Pertandingan berjalan menarik. Naik-turun itu wajar. BJB pantas memenangkan set kedua karena mereka bermain sangat rapi. Yang terpenting, tim kami bisa kembali fokus dan mengendalikan permainan,” ujar Darko.
Ia menegaskan Popsivo akan terus menjaga konsistensi dan kualitas permainan demi target besar di Proliga 2026.
Sementara itu, Chelsa Berliana menekankan pentingnya kebersamaan dalam setiap laga.
“Di Proliga tidak ada lawan yang mudah. Tapi dengan kerja keras dan saling percaya, kami yakin bisa terus melangkah,” ucapnya penuh optimisme.
Di kubu lawan, pelatih Bandung BJB Tandamata, Risco Herlambang, mengakui timnya kesulitan keluar dari tekanan sejak awal pertandingan.
“Receive kami tidak berjalan. Bola pertama tidak sampai ke setter, sehingga kami sulit mengembangkan permainan cepat. Servis Popsivo sangat menekan,” ungkap Risco.
Ia juga menyoroti variasi serangan Bhethania De La Cruz yang membuat pertahanan BJB kerap terlambat membaca arah bola.
Hal senada disampaikan Calista Maya.
“Kami sudah tertekan sejak awal. Ini jadi pelajaran penting untuk kami ke depan,” ujarnya.
Meski kalah, laga ini menjadi cermin berharga bagi BJB Tandamata. Sementara bagi Popsivo Polwan, Pontianak kembali menjadi saksi lahirnya kemenangan penuh keyakinan—sebuah langkah mantap menuju puncak Proliga 2026.

Penulis : Guntar

Editor : Gunawan Tarigan

Berita Terkait

Ni Nengah Widiasih Raih Perunggu Asian Para Games 2026, Persembahkan untuk Mendiang Ibu
Erick Thohir Hidupkan Harapan Sepak Bola Wanita, Target Indonesia Tembus Piala Dunia
Prabowo Temui Presiden FIFA Gianni Infantino, Ini yang Dibahas soal Sepak Bola Indonesia
Final Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026: Modal 9-2, Mitchell Baker Jadi Andalan Garuda
Fadona-Fitriani Raih Perak Asian Games 2026, Kalah di Final tapi Siap Balas di Turnamen Berikutnya
Desak Made Rita Bawa Indonesia Raih Emas Keempat Asian Games 2026, Rekor Asia Pecah
Persaingan Premier League Makin Ketat, FPL Mansion Sports Siapkan Kompetisi Musim 2026/27
Amri/Nita Raih Medali Perak Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Kalah dari China di Final

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Ni Nengah Widiasih Raih Perunggu Asian Para Games 2026, Persembahkan untuk Mendiang Ibu

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Erick Thohir Hidupkan Harapan Sepak Bola Wanita, Target Indonesia Tembus Piala Dunia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Prabowo Temui Presiden FIFA Gianni Infantino, Ini yang Dibahas soal Sepak Bola Indonesia

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:46 WIB

Final Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026: Modal 9-2, Mitchell Baker Jadi Andalan Garuda

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Fadona-Fitriani Raih Perak Asian Games 2026, Kalah di Final tapi Siap Balas di Turnamen Berikutnya

Berita Terbaru