Sukamta Dukung Arahan Presiden Prabowo soal Modernisasi Militer dan Pertahanan Siber

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukamta (dok.pribadi)

Sukamta (dok.pribadi)

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. Sukamta, menyatakan dukungan penuh terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato HUT ke-80 Republik Indonesia.

Presiden menekankan pentingnya percepatan modernisasi militer berbasis teknologi dan penguatan pertahanan siber sebagai langkah strategis menghadapi ancaman global.

Menurut Sukamta, yang juga Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Fraksi PKS DPR RI, langkah Presiden Prabowo sangat tepat melihat eskalasi ancaman di kawasan Indo-Pasifik yang semakin kompleks.

“Indonesia harus segera memperkuat daya tangkal nasional melalui pertahanan siber yang terintegrasi dengan sistem pertahanan modern. Tantangan di era multipolar bukan hanya serangan konvensional, tetapi juga ancaman di ruang cyber yang dapat melemahkan kedaulatan bangsa,” tegas anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) Yogyakarta ini, Rabu (20/8/2025).

Doktor lulusan Inggris itu juga menilai, diplomasi pertahanan Indonesia harus diperkuat melalui kerja sama regional dan internasional yang cerdas, dengan tetap mengutamakan kemandirian nasional.

Ia mendorong pemerintah segera menyusun Grand Design Pertahanan 2045 yang mencakup empat dimensi utama: pangan, energi, cyber, dan maritim.

Selain itu, Sukamta menekankan pentingnya memperluas pengembangan industri pertahanan nasional melalui kemitraan dengan negara-negara strategis seperti Korea Selatan, Turki, hingga sejumlah negara Eropa.

“Dengan pondasi pertahanan yang kuat dan adaptif terhadap dinamika global, Indonesia tidak hanya mampu menjaga kedaulatan, tetapi juga berperan aktif sebagai penyeimbang dalam percaturan geopolitik Indo-Pasifik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sukamta mengusulkan pembentukan Cyber Command TNI sebagai garda utama pertahanan siber. Ia juga menilai perlu adanya Komando Pertahanan Pangan Nasional untuk menjamin kedaulatan di sektor vital lainnya.

“Jika langkah ini segera dijalankan, Indonesia akan lebih siap menghadapi ancaman masa depan sekaligus memperkuat posisinya di kawasan,” pungkasnya.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Emas Rp5,39 Miliar Disembunyikan dalam Perut, Dua Penumpang India Diciduk di Bandara Juanda
KMP Batumandi Terbakar di Selat Sunda, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi
KM Virgo Transport 8: Lima Jenazah Kembali Ditemukan di Hari ke-16 Pencarian
Hari ke-14 SAR KM Virgo Transport 8, TNI AL Evakuasi Empat Jenazah
Penyelam TNI AL Evakuasi 14 Jenazah dari Buritan KM Virgo Transport 8
ITS Giuseppe Garibaldi Resmi Tiba di Indonesia, Tempuh 6.870 Mil Laut dari Italia
KASAL Terima Bintang Kehormatan Nishan-e-Imtiaz dari Presiden Pakistan
Speed Boat Kabur, TNI AL Temukan 240 Cartridge Vape Diduga Narkotika di Perairan Kepri

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WIB

Emas Rp5,39 Miliar Disembunyikan dalam Perut, Dua Penumpang India Diciduk di Bandara Juanda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:36 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Selat Sunda, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

Selasa, 29 September 2026 - 05:20 WIB

KM Virgo Transport 8: Lima Jenazah Kembali Ditemukan di Hari ke-16 Pencarian

Minggu, 27 September 2026 - 11:33 WIB

Hari ke-14 SAR KM Virgo Transport 8, TNI AL Evakuasi Empat Jenazah

Jumat, 25 September 2026 - 09:00 WIB

Penyelam TNI AL Evakuasi 14 Jenazah dari Buritan KM Virgo Transport 8

Berita Terbaru