
Nasional | Selasa, 6 Mei 2025 - 14:17 WIB
Namun, menurut DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, S.SiT., M.Mar, pengamat maritim dari IKAL Strategic Center (ISC), persoalan ini jauh lebih dalam dari sekadar kerusakan fisik. “Masalah ini menyentuh sisi tata kelola lintas sektor yang belum solid, serta ketidakseimbangan antara aspek keselamatan dan ekonomi dalam pengambilan kebijakan,” ujarnya di Jakarta (6/5/2025).