
Nasional | Kamis, 26 Februari 2026 - 05:11 WIB
“Kami meminta masyarakat agar berhati-hati dalam mengakses informasi terkait pelatihan vokasi nasional dan memastikan alamat domain yang dikunjungi adalah kanal resmi Kemnaker,” ujar Faried dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Selasa (24/2/2026).