
Nasional | Kamis, 28 Mei 2026 - 07:18 WIB
“Sebagian masyarakat memandang program ini sebagai bentuk kepedulian negara terhadap rakyat serta penguatan ketahanan pangan dan ekonomi peternakan nasional. Namun di sisi lain, muncul pertanyaan mengenai legitimasi penggunaan dana publik untuk kegiatan yang berkaitan dengan ibadah keagamaan,” ujar Tholabi, Kamis (28/5/2026).