Buruh Deklarasikan Dukungan untuk Prabowo hingga 2029, Ini Empat Isi Ikrarnya

- Penulis

Sabtu, 7 November 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koalisi Serikat Pekerja dan Partai Buruh (KSPPB) mendeklarasikan Jaga Presiden Prabowo hingga 2029. (foto. ist)

Koalisi Serikat Pekerja dan Partai Buruh (KSPPB) mendeklarasikan Jaga Presiden Prabowo hingga 2029. (foto. ist)

JAKARTA – Koalisi Serikat Pekerja dan Partai Buruh (KSPPB) mendeklarasikan Ikrar Buruh Indonesia untuk menjaga persatuan bangsa, demokrasi konstitusional, serta mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga 2029.

Deklarasi bertajuk Jaga Persatuan Indonesia dan Jaga Presiden Prabowo Subianto itu digelar di Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2026).

Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengatakan deklarasi tersebut merupakan seruan kepada buruh dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan di tengah dinamika politik nasional.

“Menjaga persatuan adalah sesuatu yang harus kita kerjakan di hari-hari ini dan hari-hari ke depan,” kata Said Iqbal.

Menurut Said, dukungan terhadap Prabowo didasarkan pada penghormatan terhadap mandat rakyat yang diberikan melalui pemilihan umum. Pergantian kepemimpinan nasional, kata dia, harus tetap mengikuti mekanisme konstitusional.

Meski menyatakan dukungan kepada pemerintah, Said menegaskan bahwa buruh, mahasiswa, dan masyarakat tetap memiliki hak untuk mengkritik kebijakan serta menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi damai.

“Demonstrasi diperbolehkan, tapi tidak boleh rusuh, merusak, bakar-bakaran,” ujarnya.

Said juga mengungkapkan sejumlah kebijakan pemerintah yang menjadi alasan koalisi memberikan dukungan. Di antaranya pelindungan pekerja rumah tangga, reforma agraria, pembatasan praktik alih daya atau outsourcing, serta kebijakan pengupahan.

Ia secara khusus menyoroti pengesahan aturan pelindungan pekerja rumah tangga yang disebutnya telah diperjuangkan selama 22 tahun. Sementara reforma agraria dinilai membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan hak atas tanah melalui redistribusi lahan.

“Kami akan jaga Prabowo Subianto yang sudah terpilih secara sah dan konstitusional, karena kebijakannya anti-neolib,” kata Said.

Lebih jauh, KSPPB mendorong pemerintahan Prabowo mewujudkan negara kesejahteraan atau welfare state sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa.

Said menekankan pentingnya pengelolaan kekayaan alam dan perekonomian nasional sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945, sehingga sumber daya Indonesia benar-benar dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Koalisi juga mengingatkan masyarakat agar lebih cermat memeriksa informasi sebelum menyebarkannya. Menurut Said, penyebaran kabar bohong berpotensi memicu perpecahan dan mengganggu persatuan nasional.

Ia menyebut deklarasi di Monas sebagai langkah awal. KSPPB, lanjutnya, siap mengerahkan anggota dari berbagai daerah apabila muncul upaya memicu kerusuhan atau mengganggu pemerintahan yang sah.

Namun, ia kembali menegaskan bahwa dukungan terhadap pemerintah tidak berarti menutup ruang kritik dalam demokrasi.

“Kali ini kami tunjukkan secara terbuka. Pasti ada pro-kontra, bagi kami tidak penting, yang penting adalah persatuan Indonesia,” ujarnya.

Empat Poin Ikrar Buruh Indonesia

Dalam deklarasi tersebut, KSPPB menyampaikan empat poin Ikrar Buruh Indonesia, yakni:

Menjaga persatuan bangsa Indonesia.

Menjaga demokrasi konstitusional dan berkeadilan.

Menjaga Presiden Prabowo Subianto yang telah terpilih secara sah dan konstitusional oleh rakyat Indonesia.

Mengawal terwujudnya negara kesejahteraan (welfare state) sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang didukung rakyat Indonesia.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

BSU 2026 Cair Rp900 Ribu, Ini Syarat Pekerja yang Berhak Menerima
Karhutla 2026 Ancam Ekonomi RI, Kerugian Diperkirakan Tembus Rp167 Triliun
Bukan Cuma Curi Data, Disinformasi AI Kini Ancam Kesehatan Mental Masyarakat
Somalia Lirik Kerja Sama Pertanian dengan Indonesia, Tertarik Belajar Strategi Swasembada Pangan
Kemacetan Bitung Tangerang Segera Terurai? Proyek Underpass Sudah 70,7 Persen
Ribuan Buruh Bakal Berkumpul di Monas, Gelar Ikrar Jaga Persatuan dan Presiden Prabowo
Rofik Hananto Minta Dalang Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Dibongkar
Penyadapan Presiden Prabowo, Praktisi Hukum Minta Aparat Telusuri Kemungkinan Makar

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 15:22 WIB

BSU 2026 Cair Rp900 Ribu, Ini Syarat Pekerja yang Berhak Menerima

Sabtu, 7 November 2026 - 13:49 WIB

Buruh Deklarasikan Dukungan untuk Prabowo hingga 2029, Ini Empat Isi Ikrarnya

Sabtu, 7 November 2026 - 10:55 WIB

Karhutla 2026 Ancam Ekonomi RI, Kerugian Diperkirakan Tembus Rp167 Triliun

Sabtu, 7 November 2026 - 08:38 WIB

Bukan Cuma Curi Data, Disinformasi AI Kini Ancam Kesehatan Mental Masyarakat

Sabtu, 7 November 2026 - 08:13 WIB

Somalia Lirik Kerja Sama Pertanian dengan Indonesia, Tertarik Belajar Strategi Swasembada Pangan

Berita Terbaru