JAKARTA – Perum BULOG memastikan stok dan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tetap aman di tengah upaya pemerintah menjaga harga pangan tetap terkendali. Hingga pertengahan Mei 2026, harga beras medium SPHP di berbagai daerah disebut masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan, BULOG terus mengoptimalkan penyaluran beras SPHP agar masyarakat tetap mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.
“BULOG terus memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau. Penyaluran beras SPHP dilakukan secara masif melalui pasar rakyat, Rumah Pangan Kita (RPK), koperasi, hingga Gerakan Pangan Murah di berbagai daerah,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).
Program SPHP menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga beras nasional sekaligus meredam gejolak harga di pasaran. Bersama Badan Pangan Nasional, BULOG terus memperkuat distribusi agar pasokan beras tersedia merata di seluruh wilayah Indonesia.
Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan, hingga saat ini penyaluran beras SPHP telah mencapai 240 ribu ton ke berbagai daerah di Tanah Air. Menurutnya, distribusi tersebut akan terus dioptimalkan demi menjaga daya beli masyarakat dan memastikan cadangan pangan pemerintah dimanfaatkan secara efektif.
“Per hari ini, penyaluran beras SPHP oleh BULOG sudah sebanyak 240 ribu ton ke berbagai daerah di Indonesia. Penyaluran tersebut terus dioptimalkan guna menjaga daya beli masyarakat serta memastikan cadangan pangan pemerintah dapat dimanfaatkan secara efektif untuk stabilisasi harga,” katanya.
Selain memperkuat distribusi, BULOG juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, distributor, hingga pelaku usaha untuk memastikan penyaluran beras SPHP berjalan lancar dan harga di tingkat konsumen tetap terkendali.
Melalui berbagai langkah tersebut, BULOG menegaskan komitmennya sebagai operator pangan pemerintah dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan guna mendukung ketahanan pangan nasional.
Penulis : lazir
Editor : ameri













