LKKI Sesalkan Kebakaran Museum Nasional Indonesia: Banyak Koleksi Bersejarah Tak Ternilai

- Penulis

Minggu, 17 September 2023 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Terbakarnya Gedung Museum Nasional Indonesia (MNI) atau Museum Gajah harus mendapatkan perhatian lebih serius.

Pemerintah diminta harus terbuka kepada masyarakat terkait hasil investigasi yang dilakukan secara mendalam.

Ketua Umum Lembaga Kajian Kebudayaan Indonesia (LKKI) Rizal Siregar menyesali terjadinya kebakaran melanda MNI yang berada di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat alami kebakaran pada Sabtu (16/9/2023) malam.

“Pemerintah harus melakukan investigasi penyebab kebakaran di Museum Nasional tersebut dalam waktu secapatnya. Diharapkan tidak ada yang ditutup-tutupi dari peristiwa kebakaran Museum Nasional tersebut,” ujar Rizal dalam keteranganya kepada media, Ahad (17/9/2023).

Menurut Rizal museum adalah sebuah menyimpan banyak koleksi. Di mana banyak lintas peradaban tersimpan di dalamnya.

“Riwayat Museum Nasional cukup panjang. Maka, jika terjadi kebakaran akan binasalah koleksi yang dimiliki Museum Nasional,” kata Rizal yang juga merupakan pegiat media.

“Museum Nasional tidak bisa dinilai dengan mata uang mana pun, sebab beda-benda di dalamnya memiliki nilai sejarah yang cukup berarti bagi anak bangsa. Selain itu, pihak Museum Nasional harus membikin replikanya kembali,” sambungnya.

Rizal meminta kepada pihak Museum Nasional atau pihak Kemendikbudristek harus secara cepat memastikan benda-benda apa saja yang binasa, yang rusak berat atau rusak ringan. Atau juga yang bisa diselamatkan.

LKKI kecewa dengan Pemerintah telah lalai dalam menjaga warisan budaya yang tidak ternilai harga jika betul-betul binasa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Belajar dari terbakarnya Museum Bahari di Jakarta beberapa waktu lalu, maka hal ini tidak boleh terjadi.

Rizal juga mempertanyakan mengapa Museum Gajah yang menyimpan 190.000-an benda-benda bernilai sejarah bisa terbakar?, Bagiamana dengan standar keamanan di Museum Nasonal. “Kejadian ini harus diusut tuntas dan disampaikan ke masyarakat ke sejalas-jelasnya,” tegasnya. (***)

Berita Terkait

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif
Mengapa Nyamuk Mengisap Darah Manusia, Ternyata Ada Hikmah dan Fakta Sains yang Menarik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:43 WIB

AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali

Berita Terbaru