Mendikbudristek Penuhi Janjinya Kunjungi Padepokan Seni Bagong Kussudiardja

- Penulis

Selasa, 19 September 2023 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendikbudristek  Nadiem Anwar Makarim memenuhi janjinya untuk kunjungi Padepokan Seni Bagong Kussudiardja

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim memenuhi janjinya untuk kunjungi Padepokan Seni Bagong Kussudiardja

RENTAK.ID, YOGKARTA – Akhirnya Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim memenuhi janjinya untuk kunjungi Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Yogyakarta.

Kunjungan ini dimaksudkan untuk bersilaturahmi dengan Butet Kertaredjasa sekaligus menerima aspirasi pelaku seni dan budaya Yogyakarta.

“Saya bertemu dengan pelaku seni dan budaya di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja untuk menepati janji saya ke Mas Butet saat bertemu di anugerah peringatan Hari Pendidikan Nasional bulan Mei lalu,” kata Mendikbudristek, Selasa (19/8/2023).

Kehadiran Nadiem sempat mendiskusikan beberapa topik, termasuk bagaimana Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dapat memfasilitasi gagasan-gagasan untuk pemajuan kebudayaan.

“Salah satu yang dibahas adalah bagaimana menginspirasi generasi muda, bahwa seni dan budaya bisa berperan dalam pengembangan diri. Tidak hanya untuk menjadi pelaku seni semata, namun juga untuk menjadi manusia dengan berbagai kompetensi lainnya. Saya ingin kurikulum kita ke depan mampu menumbuhkan rasa cinta pada kreasi, seni dan budaya,” kata Mendikbudristek.

Sejalan dengan pandangan Mendikbudristek, Butet mengatakan, “Padepokan ini menggunakan kekuatan seni dalam proses pengembangannya. Seni tidak hanya menciptakan seniman. Seni itu jika terkoneksi dengan seseorang dapat berpengaruh positif terhadap caranya menjalani kehidupan,” terang Butet.

Butet yang pernah menyaksikan penampilan Menteri Nadiem saat menjadi aktor utama dalam pertunjukkan teater menilai bahwa pengalaman Menteri Nadiem terlibat dalam seni teater adalah salah satu yang membuat pencapaiannya sebagai menteri. Menurutnya, seni teater mengajarkan manusia untuk menghargai proses dalam kehidupan dan menghayati lakonnya.

Topik lainnya yang dibahas adalah tentang bagaimana arsip berperan sangat penting sebagai modal untuk mengembangkan kebudayaan hari ini dan masa depan dan apa yang dapat dilakukan bersama, untuk mengelola arsip-arsip yang dimiliki maestro seni Indonesia.

“Karya seni akan hidup lebih lama dan mengispirasi generasi berikutnya jika didokumentasikan dengan baik. Kemendikbudristek selama tiga tahun terakhir tengah membenahi sistem pendataan kebudayaan melalui Data Pokok Kebudayaan agar lebih mudah diakses dan memberikan manfaat lebih luas,” jelas Menteri Nadiem.

“Dana Indonesiana sebagai Merdeka Belajar episode Kedelapan Belas pun memberikan anggaran untuk kategori Kategori Dokumentasi Karya Pengetahuan Maestro,” lanjutnya.

Mendikbudristek mendorong para pelaku seni dan budaya Yogyakarta untuk memanfaatkan Dana Indonesiana. Ada dua kunci utama yang mendukung stabilitas pemajuan kebudayaaan melalui Dana Indonesiana Menurut Menteri Nadiem.

Pertama, Dana Indonesiana tidak akan digunakan untuk kebutuhan lain di samping bidang kebudayaan dan akan diinvestasikan selamanya. Dengan skema dana abadi, Dana Indonesiana hanya dapat meningkat, tidak akan pernah berkurang, dan mengurangi dampak fluktuatif dari anggaran negara untuk sektor kebudayaan.

Kedua, Dana Indonesiana dirancang khusus untuk sektor kebudayaan, sehingga hasil pengembangan Dana Indonesia bisa digunakan oleh para pelaku seni dan budaya dengan lebih fleksibel dan lintas tahun.

Mendikbudristek pada kesempatan ini juga mengajak para pelaku seni dan budaya untuk memanfaatkan berbagai program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, seperti Magang dan Studi Independen Bersertifikat dan Matching Fund.

“Salah satu cara menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya, serta menghasilkan orang-orang kompeten di bidang tersebut adalah bagaimana menciptakan keterhubungan antara sektor seni dengan berbagai sektor kehidupan lain. Tujuannya agar hadir tata kelola seni yang lebih baik dan orang-orang yang memiliki kemampuan manajerial yang baik di bidang seni dan budaya,” tutup Menteri Nadiem pada diskusi yang hangat ini.

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho
Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian
300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional
Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao
Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:02 WIB

300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Berita Terbaru

Inara Rusli/Instagram Inara Rusli

Hiburan

Pemeriksaan Inara Rusli Akan Dijadwal Ulang

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:33 WIB